Trenggaleknjenggelek – Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek mencatat, stok pupuk subsidi saat ini telah mencapai 1.139.971 ton. Pihaknya yakin stok tersebut akan cukup untuk memenuhi kebutuhan petani selama musim tanam II yang dimulai pada Maret hingga April 2025.
Analis Analis Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertapan) Sudriati menjelaskan, stok pupuk subsidi telah tersedia di dua gudang lini III, yaitu di Durenan dan Karangsoko. "Stok pupuk kami pastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan pupuk pada awal musim tanam III dan dapat mencakup tiga hingga empat bulan ke depan," katanya.
Menurut data dari dinas terkait, stok pupuk bersubsidi terdiri dari pupuk urea sebanyak 377.754 ton, NPK sebanyak 727.500 ton, NPK Formula 116 ton, dan pupuk organik 34.608 ton. Komoditas yang mendapatkan alokasi pupuk bersubsidi meliputi padi, jagung, kedelai, bawang merah, bawang putih, cabai, kopi, tebu, dan kakao. "Bagi petani yang menggarap komoditas di luar ketentuan, mereka tidak akan mendapatkan alokasi pupuk bersubsidi. Para petani diharapkan bisa mengikuti ketentuan untuk memastikan mereka memperoleh pupuk yang dibutuhkan untuk musim tanam," ujarnya.
Disamping itu, pihaknya telah berkoordinasi terhadap 60 kios yang tersebar di 14 kecamatan dan distributor pupuk resmi. Dengan tujuan, untuk mengantisipasi penyimpangan pupuk. Dengan ketersediaan stok pupuk yang mencukupi ini, diharapkan petani di Trenggalek dapat menanam pada awal musim tanam II tanpa khawatir kekurangan pupuk. Pihanya berkomitmen untuk memantau distribusi dan memastikan keberlanjutan pasokan pupuk subsidi bagi petani. "Kami bersama pihak lain akan terus memberikan pengawasan mulai dari pengadaan, peredaran, penyimpanan dan penggunaan pupuk," pungkasnya.
Editor : Wanda Asmah Khoiriyah