TrenggaleknJenggelek - Musim padi yang seharusnya menjadi masa panen kebahagiaan pagi para petani , justru diwarnai keluhan di sejumlah wilayah pedesaan dikabupaten Trenggalek.para petani mengaku kesulitan mendapatkan jasa mesin pemotong padi (sering disebut mesin gunting padi) akibat tingginya permintaan dan terbatasanya jumlah penyedia jasa
Salah satu petani di kecamatan pogalan , sukarji (53) , mengatakan bahwa sejak dua pekan terakhir ini ,dirinya sudah mencoba menghubungi beberapa pemilik jasa mesin panen ,namun semuanya telah penuh jadwalnya.
panen sudah waktunya , tapi alatnya nggak ada . Kalau nunggu terlalu lama , padi bisa rebah atau rusak karena hujan," keluh sukarji saat ditemui disawahnya ,sabtu (12/4).
Kelangkaan mesin panen ini memaksa sebagian petani kembali menggunakan cara manual dengan sabit tradisional ,meski memakan waktu dan tenaga lebih banyak.padahal diera modern seperti sekarang penggunaan mesin gunting padi sangat membantu efesiensi kerja dan hasil panen.
Kondisi ini diperparah dengan tidak meratanya penyedia jasa mesin pemotong di setiap desa. Di beberapa tempat ,hanya terdapat satu atau dua pemilik alat , yang kewalahan menerima pesenan dari puluhan petani sekaligus.
Sementara itu , petani berharap adanya solusi cepat agar proses panen tidak semakin tertunda , mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu juga menjadi ancaman bagi keberhasilan hasil panen tahun ini.(gun)
Editor : Gunawan Rdr Tulungagung