Trenggaleknjenggelek- Alun-alun Trenggalek menjadi salah satu titik keramaian di Bumi Menak Sopal. Tapi ternyata, tempat tersebut bukanlah menjadi titik nol kilometer Kabupaten Trenggalek.
Karena itulah, jika selama ini banyak yang menganggap titik nol kilometer Kabupaten Trenggalek berada di Alun-alun, jawabannya tidaklah tepat.
Trenggaleknjenggelek berhasil menelusuri jalanan Trenggalek hingga akhirnya menemukan titik nol kilometer Kabupaten Trenggalek. Ternyata titik nol tersebut berada di salah satu jalan protokol. Yakni Jalan Panglima Sudirman. Lebih tepatnya di depan salah satu toko fashion terkemuka di Trenggalek.
Hal itu dikuatkan dengan adanya pal atau tonggak penanda jarak. Tepatnya berada di sisi timur jalan. Pal tersebut berada di atas trotoar. Tingginya sekitar satu meter, dibuat dari cor semen sehingga benar-benar kokoh.
Pantauan di lokasi, pal penanda jarak itu sudah tak terawat. Warna cat memudar dan mengelupas hampir di seluruh sisi. Meski begitu, tulisan sebagai penunjuk jarak itu masih bisa dibaca cukup jelas.
Tepat di salah satu sisinya, terdapat tulisan Tg.Lek 0. Ini menjadi bukti cukup kuat bahwa titik nol kilometer di Kabupaten Trenggalek berada di tempat tersebut. Selanjutnya, menjadi patokan untuk mengukur jarak ke daerah lain.
Mengutip dari id.wikipedia.org Pal dipasang untuk menyediakan titik referensi di sepanjang jalan. Ini dapat digunakan untuk meyakinkan pengguna jalan. Yakni bahwa jalur yang tepat digunakan oleh pengguna sedang diikuti, dan untuk menunjukkan jarak yang ditempuh atau jarak yang tersisa ke tujuan.
Referensi semacam itu juga digunakan oleh para insinyur pemeliharaan dan pelayanan darurat untuk mengarahkan mereka ke titik-titik tertentu di mana kehadiran mereka diperlukan.
Istilah ini terkadang digunakan untuk menunjukkan lokasi di jalan, termasuk jika tidak ada tanda fisik untuk menentukan lokasi tersebut.
Hal tersebut berguna untuk pelaporan kecelakaan dan pencatatan lain (misalnya, "Kecelakaan terjadi pada jarak 13 mil" bahkan jika jalan hanya ditandai dengan batu sekali setiap 10 mil). (wen)
Editor : Whendy Gigih Perkasa