Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

DBD dan Diare Masih Mendominasi Kasus Penyakit Sepanjang 2024

Wanda Asmah Khoiriyah • Jumat, 18 April 2025 | 03:15 WIB
DBD dan diare menjadi ancaman utama kesehatan di bumi Menak Sopal
DBD dan diare menjadi ancaman utama kesehatan di bumi Menak Sopal

Trenggaleknjenggelek – Badan Pusat Statistik merilis data terbaru jumlah kasus penyakit berdasarkan jenis penyakit sepanjang 2024. Data tersebut menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada beberapa jenis penyakit menular, dengan penyakit diare dan demam berdarah dengue (DBD) tetap menjadi ancaman utama bagi kesehatan masyarakat di wilayah Menak Soal tersebut. 

Berdasarkan laporan, kasus diare tercatat sebanyak 11.253 kasus sepanjang tahun 2023, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 10.324 kasus yang menyebar di seluruh kecamatan. "Jumlah tertinggi terdapat di Kecamatan Watulimo (1.052 kasus), disusul Kecamatan Tugu (944 kasus), dan Gandusari (919 kasus)," ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Trenggalek Mimik Nurjanti. 

Sementara itu, DBD (Demam Berdarah Dengue) juga mengalami kenaikan, dari 268 kasus menjadi 323 kasus. Kecamatan Pogalan menjadi daerah dengan jumlah kasus DBD terbanyak yakni 40 kasus, disusul Trenggalek 37 kasus, dan Gandusari 32 kasus. Hal ini menjadi perhatian serius karena DBD merupakan penyakit yang dapat berujung fatal jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat. 

 

Mimik, sapaan akrabnya menjelaskan, laporan ini tergolong sebagai penyakit menular. Hal ini menunjukkan bahwa masih banyak wilayah di Trenggalek yang menghadapi permasalahan dalam aspek sanitasi, kebersihan lingkungan, dan akses terhadap layanan kesehatan yang optimal. "Kebiasaan hidup yang kurang higienis, serta minimnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN), serta buruknya pengelolaan limbah domestik dapat menyebabkan penyakit yang menular," terangnya. 

Untuk mengatasi tantangan ini, pemkab perlu mengambil langkah dalam mengatasi masalah jumlah kasus penyakit menular dengan melakukan edukasi tentang pola hidup bersih dan sehat, penguatan layanan kesehatan primer, serta pelacakan dini kasus harus terus ditingkatkan. "Dengan tantangan penyakit yang semakin kompleks, perlu sinergi antara masyarakat dan pemkab sangat dibutuhkan untuk mewujudkan wilayah yang sehat," tandasnya. 

Editor : Wanda Asmah Khoiriyah
#Penyakit di Trenggalek #kasus DBD meningkat #diare #DBD musim hujan