Trenggaleknjenggelek – Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (PPK) Trenggalek mencatat sekitar 28 aduan evakuasi sepanjang Lebaran 2025. Evakuasi terbanyak Didominasi ular dan tawon.
Kepala Satpol PPK Trenggalek, Habib Sholehuddin mengatakan, sepanjang hari Lebaran tahun ini, tidak ada kasus kebakaran yang terjadi di wilayah Trenggalek. "Alhamdulillah, tidak ada kebakaran. Yang ada layanan evakuasi ular, evakuasi kendaraan terjebak lumpur, dan evakuasi tawon," tambahnya.
Meski tak ada kebakaran, pihaknya tetap disibukkan dengan tugas-tugas evakuasi yang cukup intens. Tercatat ada sekitar 28 layanan evakuasi yang berhasil ditangani selama masa Lebaran. Dari jumlah tersebut, sekitar 25 laporan merupakan evakuasi hewan liar, utamanya ular yang masuk ke permukiman warga serta sarang tawon yang membahayakan. "Evakuasi hewan seperti ular dan tawon memang menjadi laporan yang paling banyak kami terima selama libur Lebaran ini. Kemunculan hewan-hewan tersebut kemungkinan besar dipicu oleh perubahan cuaca dan aktivitas manusia yang meningkat di lingkungan tempat tinggal mereka," terangnya.
Sementara itu, 3 laporan lainnya adalah evakuasi kendaraan warga yang terjebak di jalan berlumpur. Rincian lokasi evakuasi berada di wilayah Karangsoko, Gandusari, dan kawasan sekitar pusat Kota Trenggalek. "Intensitas hujan yang cukup tinggi selama libur Lebaran menyebabkan sejumlah jalan menjadi licin dan berlumpur. Kondisi ini membuat beberapa kendaraan warga terselip," ujarnya.
Pihaknya terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat, tidak hanya terbatas pada penanganan api, melainkan juga sigap membantu masyarakat dalam situasi darurat lainnya. "Kami tetap siaga penuh untuk memberikan rasa aman bagi warga, kapan pun dibutuhkan," pungkasnya.