Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Mutu Buruk dan Penyimpanan Kurang Baik Harga Ikan Laut Turun Drastis

Wanda Asmah Khoiriyah • Jumat, 25 April 2025 | 01:00 WIB
Kepala Dinas Perikanan Trenggalek, Cusi Kurniawati
Kepala Dinas Perikanan Trenggalek, Cusi Kurniawati

Trenggaleknjenggelek – Harga ikan laut di Kabupaten Trenggalek mengalami penurunan tajam dalam beberapa pekan terakhir. Di sejumlah tempat pelelangan ikan (TPI), harga ikan seperti tongkol dan lemuru jatuh hingga menyentuh angka Rp 5.500 per kilogram. 

Kepala Dinas Perikanan Trenggalek, Cusi Kurniawati mengatakan, penurunan harga ini erat kaitannya dengan mutu ikan yang dihasilkan nelayan saat ini. Menurutnya, beberapa faktor seperti cuaca buruk, dan utama memburuknya kualitas ikan adalah penanganan pascapanen yang belum optimal. "Banyak nelayan tidak langsung menyimpan hasil tangkapannya dalam es setelah dinaikkan ke kapal, sehingga mempercepat proses pembusukan," ujarnya. 

 

Cusi menambahkan, kondisi ikan yang sampai di pelelangan sebagian besar sudah tidak segar, bahkan ada yang mengalami kerusakan pada teksturnya. Sehingga, menjadi penyebab turunnya harga jual ikan secara drastis karena tidak memenuhi standar pasar.

 Baca Juga: Harga Gabah dan Beras Trenggalek, Bulog Lakukan Pengecekan Ketat Kualitas

“Kondisi ikan yang sampai di pelelangan sebagian besar kurang segar, bahkan ada yang sudah mengalami kerusakan tekstur. Hal ini menyebabkan harga jualnya turun drastis, karena tidak sesuai dengan standar pasar," terangnya. 

 

Menurut data Dinas Perikanan, produksi perikanan tangkap di Trenggalek sejauh ini telah mencapai 21.702 ton, dengan Watulimo sebagai penyumbang terbesar. Meski produksinya tinggi, namun kualitas hasil tangkapan masih menjadi tantangan besar.

“Kami mendorong nelayan untuk mulai menerapkan penanganan pasca panen yang lebih baik, seperti penggunaan cool box di kapal atau mempercepat distribusi ke TPI agar ikan tetap segar,” tambahnya.

 

Pihaknya mengaku tengah menyiapkan dukungan berupa pelatihan penanganan hasil laut, bantuan alat penyimpanan dingin, dan peningkatan fasilitas di pelabuhan. "Diharapkan dengan melakukan edukasi dan dukungan kepada petani, bisa menekan kerugian nelayan dan mengembalikan stabilitas harga ikan di pasaran," tandasnya. 

Infografis Larangan Disdik Jatim Terhadap Wisuda (AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)
Infografis Larangan Disdik Jatim Terhadap Wisuda (AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)
Editor : Wanda Asmah Khoiriyah
#lemuru #tongkol #harga ikan laut #anjlok