Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Watulimo Jadi Kontributor Besar Produksi Ikan Trenggalek 2024

Wanda Asmah Khoiriyah • Jumat, 25 April 2025 | 02:00 WIB

Pelabuhan perikanan nusantara yang berada di Pantai Prigi membuat watulimo menjadi penyumbang ikan laut terbesar di Trenggalek
Pelabuhan perikanan nusantara yang berada di Pantai Prigi membuat watulimo menjadi penyumbang ikan laut terbesar di Trenggalek

Trenggaleknjenggelek – Kecamatan Watulimo kembali mencatatkan kontribusi besar dalam produksi perikanan laut Kabupaten Trenggalek pada tahun 2024. Berdasarkan data yang dirilis Dinas Kelautan dan Perikanan, Watulimo menyumbang 20.137,59 ton dari total produksi 21.702,07 ton ikan laut sepanjang tahun ini.

Kepala Dinas Perikanan Trenggalek, Cusi Kurniawati mengatakan, kontribusi Watulimo ini terhitung signifikan jika digabungkan dengan hasil dari Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Prigi yang berada di wilayah kecamatan tersebut, yakni 19.940,65 ton. "Adanya PPN tersebut membuat banyaknya masyarakat yang berprofesi neyalan. Sehingga, wilayah Watulimo menyumbang total 20.137,59 ton atau hampir 93 persen dari keseluruhan produksi kabupaten," ujarnya. 

 

Watulimo memang dikenal sebagai pusat aktivitas kelautan di Trenggalek. Selain sebagai daerah penghasil ikan terbesar, kawasan ini juga memiliki infrastruktur perikanan yang mendukung, seperti pelabuhan, tempat pelelangan ikan, serta jaringan distribusi yang luas.

Selain Watulimo, terdapat dua kecamatan yang berkontribusi dalam produksi ikan tangkap, yaitu, kecamatan Munjungan dengan produksi sebanyak 1.218,21 ton, serta Panggul sebesar 346,28 ton. "Ini berkaitan dengan jumlah nelayan tidak sama, kapal serta aktivitas masyarakat yang berbeda, sehingga produksi kecamatan lain tidak sama," terangnya. 

 

Jenis ikan yang paling banyak ditangkap meliputi ikan layang, lemuru, dan tongkol. Ketiganya merupakan komoditas unggulan yang banyak diminati pasar lokal maupun luar daerah. Keberadaan pelabuhan serta armada kapal yang cukup memadai menjadi faktor pendukung utama tingginya produksi. 

 

Pihaknya berharap, mampu memberikan pendampingan dan pelatihan kepada nelayan agar kualitas hasil tangkapan bisa ditingkatkan. "Meski tangkapan saat ini sedang fluktuatif, diharapkan ikan laut bisa terus naik sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir," tandasnya. 

Editor : Wanda Asmah Khoiriyah
#trenggalek baby #laut #besar #watulimo #produksi ikan