Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Hidupkan Kembali Tarian Klasik Niatan Putri Kusumawardani Buka Sanggar Tari

Gunawan Rdr Tulungagung • Sabtu, 26 April 2025 | 17:35 WIB
Putri Kusuma wardani penari asal Trenggalek  dan pemilik sanggar tari  lengkung Kusuma
Putri Kusuma wardani penari asal Trenggalek dan pemilik sanggar tari lengkung Kusuma

Trenggaleknjenggelek - Di tengah maraknya tarian modern dan kreasi baru , sebuah sanggar tari di  Desa Jatiprahu ,kecamatan karangan ,justru mengambil langkah berbeda. Tidak hanya menciptkan karya baru ,sanggar ini juga berupaya menghidupkan kembali tarian tarian klasik yang mulai dilupakan.ya itulah sanggar tari lengkung kusuma yang didirikan oleh  Putri Kusumawardani .itu dilakukan karena misi utama berdirinya sanggar tari sejak 2023 tersebut  bukak hanya sekedar mengenalkan gerak tari pada anak anak.

Sebab itu bersama suaminya , dirinya ingin agar setiap peserta didik memahami filosofi dan makna dari setiap gerakan yang mereka pelajari." Menari itu bukan cuma gerak tubuh yang indah ,tapi bagaimana kita bisa meresapi isi , makna ,dan nilai dalam setiap tarian.ketika itu dilakukan dengan penghayatan maka tarian akan hidup dalam diri penarinya ," Ujar Putri Kusumawardanai .

kini jumlah anak didik di sanggar yang dulunya hanya belasan ,terua bertambah seiring waktu. Namun Putri panggilan akrab Putri kusumawardani tak hanya puas menghadirkan tari kreasi baru yang adaptif terhadap zaman. Ia merasa perlu untuk mengenalkan kembali tarian klasik seperti bedhaya ,bondan dan golek ayun ayun kepada generasi muda terutama mereka yang sudah menginjak usia remaja .

"Banyak yang menyebut tari klasik itu klemar klemer ,padahal tari klasik itu justru memiliki akar budaya yang kuat.garakannya luwes ,tapi justru disitulah letak keindahannya penuh penghayatan dan bisa menyentuh hati ,"  ungkapnya.

Menurut Putri Kusumawardani Tari klasik itu justru menjadi motivasi tersendiri .ia ingin anak didiknya tidak hanya pandai bergerak , tetapi juga bisa mengolah rasa melalui gerakam tari. Bagi Putri menari adalah bentuk expresi ,komunikasi , bahkan spiritual untuk terhubung dengan tuhan dan alam semesta.

 Sehingga sanggar tari tersebut menjadi ruang belajar  yang menyeimbangkan antara inovasi dan pelestarian. Di satu sisi ,tetap menciptakan karya baru yang adaftif ,di sisi lain menghidupkan warisan budaya agar tak lekang oleh waktu ,"  sudah saatnya generasi muda tidak hanya bangga terhadap budaya luar. Warisan leluhur kita juga luas biasa . Tugas kita menjaga agar tetap lestari berjalan beriringan dengan zaman,"  pungkas Putri dengan penuh harap.( gun/jaz )

Editor : Gunawan Rdr Tulungagung
#Tari "Kawaaono Kawi" Buteng #Belajar Budaya #generasi