Trenggaleknjenggelek– Kebakaran menghanguskan sebuah rumah yang digunakan sebagai tempat kos dan dapur di Dusun Jarakan RT 21 RW 05, Desa Karangsuko, Kecamatan Trenggalek, pada Senin (5/5/2025) petang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp 200 juta.
Kepala Satpol PPK Trenggalek Habis Solehudi mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima tim wisanggeni bahwa api mulai terlihat sekitar pukul 17.38 WIB.
"Kejadian ini dilaporkan oleh warga bernama Suharyanto pada pukul 17.45 WIB, dan tim segera dikerahkan ke lokasi," ujarnya.
Petugas pemadam tiba di lokasi pukul 17.49 WIB dan mulai melakukan operasi pemadaman dua menit kemudian. Sebanyak 33 personel Damkar dan satu anggota Satpol PP dikerahkan, dibantu unsur TNI, Polri, BPBD, Tagana, PSC 119, PLN Trenggalek, dan warga setempat.
"Respons time kami adalah enam menit sejak menerima laporan hingga tiba di lokasi. Operasi pemadaman berlangsung sekitar satu jam empat puluh menit," jelasnya.
Sebanyak empat unit kendaraan diturunkan, termasuk dua unit mobil pemadam dan dua unit water supply. Total 41 ribu liter air digunakan dalam upaya memadamkan api.
Kebakaran ini diduga dipicu oleh kelalaian saat memasak. Pemilik rumah, Pramutahar, sebelumnya telah mematikan api di tungku sekitar pukul 16.05 WIB setelah menggoreng bakso. Namun, sisa bara api diduga masih menyala dan menyebabkan percikan api di atap yang kemudian membesar.
Beruntung, api berhasil dicegah agar tidak merembet ke bangunan lainnya. Enam rumah di sekitar lokasi berhasil diselamatkan dengan estimasi nilai aset mencapai Rp 800 juta.
"Kami mengimbau masyarakat lebih berhati-hati dalam penggunaan api, khususnya di dapur. Pastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan tempat memasak," tegas Habib.(jaz)