Trenggaleknjenggelek – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai petir masih berpotensi terjadi di wilayah Trenggalek dalam beberapa hari ke depan. Berdasarkan prakiraan cuaca terbaru, fenomena badai petir diperkirakan berlangsung hampir setiap hari hingga pertengahan Mei 2025.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan bahwa curah hujan akan disertai petir sejak Rabu, 7 Mei, hingga Selasa, 20 Mei, dengan intensitas bervariasi. Puncak potensi hujan lebat dan badai petir diprediksi terjadi pada tanggal 9 hingga 12 Mei, dengan tingkat kelembapan udara mencapai 95 persen.
Baca Juga: Cuaca Panas dan Hujan Lebat Warnai Awal Mei di Indonesia, BMKG Imbau Warga Tetap Waspada
Suhu udara selama periode tersebut berkisar antara 23 hingga 32 derajat Celcius, dengan angin dominan dari arah timur dan timur-tenggara berkecepatan antara 8 hingga 14 km/jam. Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko banjir lokal, pohon tumbang, serta sambaran petir.
Baca Juga: BMKG Prediksi Musim Kemarau 2025 Mulai Mei Wilayah Selatan Trenggalek Masih Alami Hujan
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. Kepala BPBD Trenggalek juga meminta warga untuk:
-
Memastikan saluran air tetap lancar,
-
Menghindari berteduh di bawah pohon saat hujan petir,
-
Dan mewaspadai longsor di daerah perbukitan.
Sementara itu, petani juga diminta memperhatikan kondisi cuaca harian agar dapat menyesuaikan aktivitas pertanian. Terutama yang berada di lahan terbuka seperti sawah dan ladang.
Cuaca ekstrem ini merupakan bagian dari masa peralihan musim (pancaroba) yang lazim terjadi pada bulan-bulan ini. BMKG menyarankan agar warga terus memantau informasi cuaca melalui kanal resmi untuk mengantisipasi potensi bencana.(jaz)
Editor : Zaki Jazai