Trenggaleknjenggelek - Di tengah keterbatasan anggaran daerah, para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Trenggalek mengambil langkah gotong royong.
Donasi TPP ASN yang disisihkan dari Tambahan Penghasilan Pegawai triwulan pertama, terkumpul hingga Rp1,4 miliar.
Dana itu bakal diarahkan untuk pembangunan infrastruktur Trenggalek yang belum tersentuh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) akibat efisiensi.
“Laporan dari rekan-rekan Baznas, donasi TPP ASN sudah terkumpul Rp1,4 miliar. Alhamdulillah, ini bentuk keikhlasan ASN untuk mendukung pembangunan yang belum didukung APBD,” ungkap Sekretaris Daerah Trenggalek, Edy Soepriyanto, Senin (5/5/2025).
Dalam pelaksanaannya, Baznas Trenggalek ditunjuk sebagai lembaga penghimpun dan penyalur.
Namun, teknis penggunaannya masih akan dibahas lebih lanjut bersama Pemerintah Kabupaten.
Donasi ini ditujukan secara khusus untuk infrastruktur dan akan dikelola melalui sistem swakelola berbasis komunitas.
Sekda Edy menegaskan, skema penggunaan dana akan melibatkan peran aktif masyarakat. Contohnya seperti aksi tambal jalan oleh komunitas di Kecamatan Watulimo.
“Komunitas nanti meminta bantuan berdasarkan surat yang diajukan kepada Bupati, kemudian ditindaklanjuti sesuai ketentuan. Apakah bentuk bantuannya berupa uang atau barang, akan ditentukan kemudian,” jelasnya.
Edy juga menyebut bahwa proses ini akan dilakukan penuh transparansi dan dengan prosedur yang jelas.
“Bagaimana prosedurnya, siapa saja yang bisa mengajukan, dan jenis kegiatannya apa, semuanya akan dikoordinasikan secara teknis,” tambahnya.
Humas Baznas Trenggalek, Deni Riani, menegaskan bahwa Baznas dalam hal ini hanya bertindak sebagai penghimpun donasi ASN.
“Kami hanya penghimpun. Targetnya berapa dan sampai kapan berlangsung, itu wewenang pemerintah,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa dana yang sudah terkumpul tercatat rapi di rekening Baznas dan dipisahkan sesuai regulasi.
“Zakat, sedekah, maupun donasi sosial sudah kami pilah. Kalau untuk bencana, ya masuknya ke infaq terikat. Kalau seperti ini, kita tunggu petunjuk teknis pemerintah,” pungkas Deni.
Sebelumnya, Baznas juga telah menyalurkan dana sosial dari ASN untuk membantu warga terdampak tanah gerak.
Kini, donasi dari TPP ASN membuka peluang baru—membangun dari rasa kepedulian dan partisipasi, bukan semata dari anggaran. (kho)
Editor : Akhmad Nur Khoiri