Trenggaleknjenggelek – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Munjungan, Trenggalek pada Rabu malam, 14 Mei 2025, menyebabkan tanah longsor di Desa Ngulungkulon. Kejadian terjadi sekitar pukul 18.30 WIB di RT 18 RW 01 Dusun Weru. Tembok setinggi lima meter dan panjang tebing 13 meter di belakang rumah warga dilaporkan longsor dan menimpa rumah milik Muhawin.
Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, St. Triadi Atmono, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi mengguyur wilayah Munjungan selama beberapa jam, yang kemudian memicu longsor di lereng dekat permukiman warga.
"Material longsor mengenai bagian belakang rumah Pak Muhawin, namun alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," kata Triadi saat dikonfirmasi, Kamis (15/5/2025) pagi.
Menurut Triadi, begitu menerima laporan, Tim Reaksi Cepat (TRC) Kecamatan Munjungan bersama unsur TNI, Polri, perangkat desa, dan warga setempat langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan pembersihan material longsor.
“Tim gabungan sigap turun ke lapangan malam itu juga untuk memastikan keselamatan warga serta membersihkan material yang menutupi sebagian area rumah. Kami juga sudah mengimbau masyarakat sekitar agar tetap waspada, mengingat potensi longsor susulan masih bisa terjadi saat hujan turun lagi,” tambahnya.
BPBD Trenggalek juga meminta masyarakat di daerah rawan longsor untuk memantau kondisi tanah di sekitar rumah mereka, serta segera melapor jika melihat tanda-tanda pergerakan tanah.
Hingga Kamis pagi, kondisi rumah Muhawin masih dalam proses pembersihan. Pemerintah desa bersama masyarakat bergotong royong untuk membantu pemulihan pascalongsor.
“Kami akan terus memantau perkembangan dan bersiaga, terutama di wilayah-wilayah yang punya risiko tinggi saat musim hujan seperti sekarang,” tutup Triadi.(jaz)