Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

TNI Bersama Masyarakat Jaga Alam, Banyu Nget Jadi Simbol Kolaborasi Lintas Komunitas

Zaki Jazai • Jumat, 16 Mei 2025 | 17:25 WIB
TNI bersama lintas sektor sedang menjaga kebersihan Banyu Nget
TNI bersama lintas sektor sedang menjaga kebersihan Banyu Nget

Trenggaleknjenggelek – Kepedulian terhadap kelestarian alam kembali ditunjukkan oleh jajaran TNI dari Koramil 0806-07/Watulimo melalui aksi nyata di kawasan wisata Banyu Nget, Desa Dukuh, Kecamatan Watulimo. Dipimpin langsung oleh Danramil Kapten Inf Wawan Irianto, Kamis (15/5/2025), TNI bersinergi dengan masyarakat dan berbagai komunitas lokal untuk melakukan kerja bakti massal membersihkan kawasan wisata tersebut.

Langkah ini tak hanya menjadi aksi bersih-bersih semata, melainkan wujud nyata keterlibatan TNI dalam menjaga dan merawat lingkungan bersama rakyat. Di tengah arus modernisasi yang kian deras, kolaborasi ini menjadi pengingat pentingnya melestarikan kekayaan alam yang dimiliki desa.

“Kerja bakti ini lebih dari sekadar aksi kebersihan. Ini bentuk cinta kita terhadap alam dan aset desa yang sangat berharga. Banyu Nget bukan hanya milik Dukuh, tapi juga kebanggaan Trenggalek. Dan menjaganya adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Kapten Inf Wawan Irianto.

Kegiatan ini diikuti oleh lintas elemen masyarakat, mulai dari warga, perangkat desa, hingga relawan dari komunitas Geneman (Gerakan Nembel Dalan Watulimo), STC (Sopir Trenggalek Community), komunitas pecinta alam Niponk (Naluri Insan Petualang Ora Nate Kapok), serta Pokmas Wisata Banyu Nget. Semua bersatu dalam satu misi: menjaga kelestarian Banyu Nget sebagai ikon wisata berkelanjutan.

Sekcam Watulimo, Hardiyanto, yang turut hadir dalam kegiatan itu, menegaskan bahwa sinergi TNI dan masyarakat tidak hanya berdampak pada lingkungan, tapi juga mendukung sektor ekonomi lokal. “Kebersihan tempat wisata bukan hanya soal estetika, tapi juga daya tarik bagi wisatawan. Dan itu berarti peluang ekonomi bagi warga sekitar.” imbuhnya. 

Apresiasi pun datang dari berbagai pihak. Ketua Komunitas STC, Imam Jegrik, menyatakan komitmennya untuk terus terlibat dalam gerakan peduli lingkungan. “Kami percaya, perubahan besar dimulai dari langkah kecil. Dan hari ini, kita membuktikannya bersama.” katanya. 

Aksi TNI bersama masyarakat ini menjadi contoh nyata bahwa kekuatan menjaga alam tak hanya terletak pada kebijakan pemerintah, tapi juga dalam tangan warga yang bersatu. Banyu Nget pun menjadi bukti, bahwa harmoni antara tentara dan rakyat dapat melahirkan gerakan pelestarian lingkungan yang kuat dan berdampak panjang.(jaz) 

 

 

Munajat CInta
Munajat CInta
Munajat Cinta Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf dan KH Anwar Zahid
Munajat Cinta Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf dan KH Anwar Zahid
Barcelona diyakini telah memutuskan tanggal untuk kembalinya mereka ke Nou Camp
Barcelona diyakini telah memutuskan tanggal untuk kembalinya mereka ke Nou Camp
Editor : Zaki Jazai
#tni #bersinergi #watulimo #kawasan wisata #masyarakat