Trenggaleknjenggelek – Hujan deras yang mengguyur wilayah Trenggalek selama sekitar lima jam pada Sabtu (17/05/2025) malam menyebabkan debit air di sejumlah sungai meningkat tajam. Sungai Ngasinan yang melintasi Kelurahan Kelutan mulai meluap sekitar pukul 20.30 WIB, memicu kekhawatiran warga akan potensi banjir.
Bahkan kondisi menghawatirkan terus terjadi hingga sekitar pukul 22.00 WIB. Dengan luapan air sampai menutup jalan nasional Sorkarno-Hatta, Trenggalek.
Feri Budi Santoso, warga Kelurahan Kelutan, menuturkan bahwa air mulai naik perlahan, namun situasi tetap mengkhawatirkan.
“Air mulai naik sekitar pukul setengah sembilan malam. Naiknya pelan, tapi warga tetap siaga. Kami berharap tanggul tidak jebol,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Sementara itu berdasarkan laporan yang di terima trenggaleknjenggelek ini kondisi serupa juga terjadi di Kelurahan Tamanan. Berdasarkan informasi, air sungai mulai memasuki permukiman sekitar pukul 20.00 WIB. Beberapa warga terlihat mengangkat barang-barang ke tempat yang lebih tinggi untuk menghindari kerusakan.
Sementara itu, di Desa Ngares, air sempat meluap dan membanjiri sejumlah rumah warga. Namun, kondisi berangsur surut menjelang tengah malam. Meski demikian, warga tetap siaga mengantisipasi kemungkinan hujan susulan yang berpotensi memperparah situasi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai kerusakan besar maupun evakuasi. Aparat gabungan dari pemerintah desa, relawan, dan BPBD telah melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan banjir untuk memastikan keselamatan warga dan mengantisipasi kondisi lanjutan.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat yang tinggal di dekat aliran sungai untuk tetap waspada dan segera melapor apabila terjadi peningkatan debit air yang signifikan.(jaz)