Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Banjir Merendam Sawah di Desa Sambirejo Trenggalek, Kerugian Petani Terlalu Besar

Amalia Rizky Indah Permadani • Selasa, 20 Mei 2025 | 14:56 WIB

Kondisi sawah Desa Sambirejo yang terendam banjir
Kondisi sawah Desa Sambirejo yang terendam banjir

 

Trenggaleknjenggelek - Desa Sambirejo, yang terletak di wilayah yang sering dilanda bencana alam, kembali diterjang banjir.

Dampaknya sangat besar, terutama pada sektor pertanian.

Sawah yang sebelumnya sudah ditanami jagung kini tidak bisa diselamatkan, terendam banjir yang cukup parah.

Menurut Agus Sugeng Wahono, seorang warga desa yang juga terlibat aktif dalam kegiatan pertanian, kondisi sawah yang sudah tertanam jagung sangat memprihatinkan.

“Sawah sudah tertanam jagung, jadi sudah tidak bisa diselamatkan karena terendam,” ungkapnya dengan wajah penuh kekhawatiran.

Banjir yang melanda sejak dini hari ini membawa dampak yang sangat besar bagi para petani.

Tidak hanya menenggelamkan tanaman jagung, tetapi juga merusak sebagian besar infrastruktur pertanian yang ada di desa tersebut.

Banjir yang terjadi akibat curah hujan tinggi di wilayah tersebut memang sudah diprediksi sebelumnya, namun intensitasnya yang begitu besar membuat warga tidak sempat mengantisipasi dampak yang ditimbulkan.

Warga setempat kini harus berjibaku dengan genangan air yang tidak kunjung surut, memengaruhi kehidupan sehari-hari mereka.

Selain kerugian materiil pada sektor pertanian, dampak sosial juga sangat terasa.

Banyak warga yang terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman karena rumah mereka kebanjiran.

Warga desa kini berharap agar kondisi ini segera membaik, sehingga mereka dapat kembali beraktivitas seperti biasa.

Para petani mengungkapkan kekhawatirannya terhadap hasil panen mereka yang terancam gagal total akibat terendamnya sawah-sawah tersebut.

Tanaman jagung yang baru saja tumbuh ini, seharusnya bisa memberi hasil yang baik di musim panen, namun dengan kondisi seperti ini, mereka harus menghadapi kenyataan pahit kehilangan sumber pendapatan utama mereka.

Agus berharap ada perhatian dan bantuan yang datang dari pihak terkait untuk meringankan beban para petani yang terdampak.

“Kami membutuhkan bantuan untuk bisa pulih dari kerugian ini. Semoga ada solusi agar kami bisa bertani dengan lebih aman di masa depan,” harapnya.

Banjir yang melanda Desa Sambirejo ini menjadi pengingat bahwa mitigasi bencana perlu lebih diperkuat.

Warga berharap ada upaya lebih lanjut untuk meminimalisir dampak banjir yang berulang, sehingga kehidupan mereka dapat kembali normal dalam waktu dekat. (mal)

TIMNAS INDONESIA SENIOR
TIMNAS INDONESIA SENIOR
Photo
Photo
Editor : Amalia Rizky Indah Permadani
#banjir #trenggalek