Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Trenggalek Dikepung Bencana, 9 Kecamatan Diterjang Banjir dan Longsor

Akhmad Nur Khoiri • Selasa, 20 Mei 2025 | 23:24 WIB
Proses pencarian korban setelah Trenggalek diterjang banjir dan longsor.
Proses pencarian korban setelah Trenggalek diterjang banjir dan longsor.

Trenggaleknjenggelek - Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Trenggalek selama sepekan terakhir memicu rentetan bencana alam berupa tanah longsor dan banjir di sejumlah kecamatan.

Data terbaru dari BPBD Trenggalek mencatat 34 titik longsor terjadi di 19 desa yang tersebar di 9 kecamatan, serta 17 titik banjir yang merendam 6 kecamatan lainnya.

Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, St Triadi Atmono, menjelaskan bahwa hujan dengan intensitas ringan hingga lebat secara terus-menerus menjadi pemicu utama bencana banjir dan longsor.

Bencana tersebut menyebabkan kerusakan rumah, infrastruktur jalan, fasilitas pendidikan, serta menimbulkan korban jiwa.

"Enam orang warga dilaporkan hilang akibat material longsor di Desa Depok, Kecamatan Bendungan. Tim SAR gabungan masih melakukan proses evakuasi dan pencarian di lokasi kejadian," ungkapnya.

Dari hasil asesmen, longsor menyebabkan 26 rumah terdampak, terdiri dari 23 rusak ringan dan 3 rusak berat.

Selain itu, satu sekolah mengalami kerusakan, sementara dua jalur transportasi utama tertutup total oleh material longsor, serta tiga titik talud dilaporkan rusak.

Sementara itu, bencana banjir tercatat merendam 1.559 rumah dengan total 6.177 jiwa terdampak dan satu korban meninggal dunia.

Jalur utama Trenggalek–Tulungagung juga sempat lumpuh akibat genangan air.

"Penanganan terus dilakukan. Kami aktifkan dapur umum, distribusikan logistik, dan lakukan pembersihan material longsor maupun banjir. Petugas gabungan dari TRC, TNI-Polri, relawan, dan perangkat desa juga disiagakan," imbuhnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat wilayah Trenggalek masih berada dalam musim penghujan.

Ancaman longsor susulan dan banjir masih sangat mungkin terjadi. (kho)

Editor : Akhmad Nur Khoiri
#banjir #bencana #longsor #trenggalek