Trenggaleknjenggelek - Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Dongko sejak Selasa malam menimbulkan dampak serius. Selain menyebabkan pemadaman listrik berkepanjangan, robohnya sebuah gardu listrik di RT 06, RW 01, Desa Ngerdani juga menutup akses jalan utama yang biasa digunakan warga. Akibatnya, aktivitas masyarakat terganggu dan kendaraan harus mencari jalur alternatif.
Gardu yang roboh menimpa badan jalan dan menyebabkan kabel-kabel menjuntai berbahaya. Warga sekitar pun mengaku khawatir. “Saya mau berangkat kerja jadi muter jauh. Ini jalan satu-satunya yang biasa saya pakai,” ujar warga sekitar.
Baca Juga: Hujan Deras dan Pemadaman Listrik, Warga Dongko Mengeluh
Tak hanya mengganggu lalu lintas, kondisi ini juga memicu kekhawatiran akan keselamatan warga, terutama anak-anak yang kerap melintas di jalur tersebut.
Menurut keterangan sementara dari petugas PLN wilayah setempat, perbaikan akan dilakukan setelah hujan mereda dan kondisi aman bagi teknisi. Hingga berita ini ditulis, belum ada kepastian kapan akses jalan akan kembali normal. Pemerintah setempat mengimbau warga untuk tetap menjauh dari lokasi gardu roboh demi keselamatan.
Fenomena cuaca ekstrem seperti hujan deras yang berlangsung lama memang menjadi tantangan tersendiri, terutama di wilayah perbukitan seperti Dongko. Infrastruktur kelistrikan dan akses jalan yang belum memadai memperparah dampaknya saat terjadi bencana.
Diharapkan, peristiwa ini bisa menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah untuk melakukan pembenahan infrastruktur, khususnya yang berkaitan dengan kelistrikan dan akses publik, agar kejadian serupa tidak terus terulang. (sun)
Editor : Mahsun Nidhom