Trenggaleknjenggelek - Desa Ngerdani, Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek, mengalami pemadaman listrik total sejak Selasa malam pukul 23.00 WIB.
Hingga Kamis malam, aliran listrik belum kembali menyala, menyebabkan warga harus bertahan dalam kondisi serba terbatas.
Pemadaman ini terjadi di tengah kondisi cuaca ekstrem dan bencana tanah longsor yang melanda sebagian besar wilayah Trenggalek.
Meski belum ada konfirmasi resmi dari PLN, dugaan sementara menyebut gangguan pada jaringan listrik utama sebagai penyebab padamnya aliran ke desa tersebut.
Baca Juga: Daftar Identitas Korban Tanah Longsor di Trenggalek yang Belum Ditemukan
Dampak Pemadaman Listrik yang Meluas
Pemadaman berkepanjangan ini menimbulkan efek domino pada berbagai sektor kehidupan masyarakat di Desa Ngerdani. Aktivitas harian warga praktis lumpuh.
Beberapa dampak nyata di lapangan antara lain:
- Penyimpanan makanan terganggu, karena kulkas warga tidak bisa menyala. Makanan mudah basi dan harus dibuang.
- Pelayanan publik terganggu, seperti balai desa yang tidak dapat beroperasi secara optimal karena peralatan elektronik mati.
- UMKM ikut terdampak, terutama usaha kecil berbasis listrik seperti tukang las, laundry rumahan, dan warung kopi yang mengandalkan penerangan malam hari.
- Lampu kandang ternak ayam mati, menyebabkan stres pada hewan dan menurunkan produktivitas.
- Anak-anak tidak bisa belajar daring, karena modem internet tidak bisa menyala dan jaringan melemah.
- Rental PS berhenti operasi, menyebabkan kerugian harian bagi pemilik usaha hiburan lokal.
Baca Juga: Kenapa Gaya Parenting Zaman Now Harus Lebih Demokratis? Ini Penjelasannya!
Situasi ini diperparah oleh fakta bahwa sebagian warga mengandalkan pompa listrik untuk kebutuhan air bersih.
Tanpa listrik, mereka harus mengambil air secara manual atau menumpang ke desa lain.
Masyarakat berharap agar penanganan segera dilakukan oleh pihak terkait. Mengingat pemadaman sudah memasuki hari ketiga, berbagai kebutuhan pokok seperti makanan, air, dan penerangan mendesak untuk dipenuhi, terutama bagi lansia, anak-anak, dan pelaku usaha lokal.
Pemadaman listrik di desa terdampak bencana seperti Ngerdani perlu menjadi perhatian khusus dalam upaya tanggap darurat di masa mendatang. (sun)
Editor : Mahsun Nidhom