Trenggaleknjenggelek – Warga Kecamatan Kampak Trenggalek mengeluhkan kondisi jalan utama penghubung Kampak–Sebo, tepatnya di sisi selatan Jembatan Tawing atau sekitar Pasar Kambing Desa Senden. Jalan ini kerap berubah menjadi medan berbahaya, terutama saat musim kemarau dan penghujan.
Saat kemarau, jalan dipenuhi lubang di berbagai titik, sehingga warga menjulukinya sebagai "wisata jeglongan sewu". Lubang-lubang besar tersebut tidak hanya mengganggu kenyamanan berkendara, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua.
“Kalau musim kemarau itu kayak jalannya diadu sama traktor, lubangnya besar-besar. Tapi tetap kami lewati karena ini satu-satunya akses utama,” ujar salah satu warga Karuniawati.
Kondisi tak kalah memprihatinkan terjadi ketika musim hujan. Jalan yang berlubang akan tergenang air, menyebabkan genangan seperti aliran sungai. Hal ini membuat pengendara kesulitan melihat kedalaman lubang dan berisiko terjatuh.
“Kalau hujan deras, pasti ada saja yang jatuh. Airnya ngalir deras nutupi jalan,” imbuh Sofi warga lainnya.
Jalan Kampak–Sebo merupakan akses vital bagi aktivitas ekonomi, pendidikan, dan layanan masyarakat di wilayah tersebut. Warga berharap pemerintah segera turun tangan memperbaiki infrastruktur jalan ini sebelum jatuh korban lebih banyak.(jaz)