Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Identitas Dua Korban Longsor Trenggalek yang Ditemukan di Hari Keempat Pencarian

Akhmad Nur Khoiri • Jumat, 23 Mei 2025 | 15:05 WIB
Proses evakuasi jenazah korban longsor di Trenggalek yang ditemukan di hari keempat pencarian.
Proses evakuasi jenazah korban longsor di Trenggalek yang ditemukan di hari keempat pencarian.

Trenggaleknjenggelek – Proses pencarian korban longsor di Dusun Kebonagung, Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, mulai menunjukkan hasil.

Dua dari enam warga yang sebelumnya dinyatakan hilang akibat longsor berhasil ditemukan tim SAR gabungan pada Kamis (22/5/2025) sore.

Koordinator Pos SAR Trenggalek, Nanang Pujo, mengatakan dua jenazah tersebut ditemukan di sekitar lokasi rumah yang tertimbun material longsor.

Korban pertama atas nama Yatemi (70), ditemukan pada pukul 15.00 WIB.

Proses evakuasi memakan waktu sekitar 20 menit karena tubuh korban tertutup material longsor yang cukup tebal.

“Alhamdulillah, hari ini kami berhasil menemukan dua korban. Korban pertama ditemukan pukul 15.00 WIB, dan proses pengangkatan sekitar 20 menit,” ujar Nanang.

Sekitar satu jam kemudian, korban kedua yang diketahui bernama Mesinem (90) juga ditemukan tak jauh dari lokasi penemuan korban pertama.

Jenazahnya dievakuasi dalam kondisi yang masih dapat dikenali.

Identitas keduanya langsung dikonfirmasi oleh pihak keluarga dan warga sekitar.

“Proses evakuasinya juga kurang lebih 20 menit. Keduanya ditemukan di area rumah korban yang tertimbun longsor,” tambah Nanang.

Namun, operasi pencarian hari ini harus dihentikan lebih awal sekitar pukul 16.20 WIB karena hujan kembali mengguyur lokasi dan kondisi tebing dinilai rawan longsor susulan.

“Karena cuaca hujan dan dikhawatirkan ada longsor guguran dari atas mahkota, operasi SAR kami hentikan sementara dan akan dilanjutkan besok pukul 07.00 WIB,” jelasnya.

Bencana longsor yang terjadi pada Senin (19/5/2025) sore itu dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah perbukitan di Desa Depok.

Tebing setinggi belasan meter runtuh dan menimbun tiga rumah di RT 16, Dusun Kebonagung.

Enam warga dari satu keluarga dinyatakan hilang dalam peristiwa tersebut, yaitu Mesinem (90), Nitih (36), Tulus (65), Yatini (50), Yatemi (70), dan Torik, balita berusia dua tahun.

Sejak hari pertama, proses pencarian dilakukan secara intensif oleh tim gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, dan relawan.

Kendala medan dan cuaca membuat upaya evakuasi berjalan lambat, namun pencarian akan terus dilanjutkan hingga seluruh korban berhasil ditemukan.

Hingga Kamis sore, dua korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Empat lainnya masih dalam proses pencarian. Warga sekitar diminta tetap waspada dan menghindari area longsor karena potensi cuaca ekstrem masih tinggi di kawasan tersebut. (kho)

Editor : Akhmad Nur Khoiri
#longsor #trenggalek #pencarian