Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Berebut Kepala Kerbau dalam Nyadran Dam Bagong, Warga Nekat Lawan Derasnya Arus

Akhmad Nur Khoiri • Jumat, 23 Mei 2025 | 17:42 WIB
Warga berebut Kepala Kerbau saat Nyadran Dam Bagong di Trenggalek.
Warga berebut Kepala Kerbau saat Nyadran Dam Bagong di Trenggalek.

Trenggaleknjenggelek – Tradisi Nyadran Dam Bagong selalu menghadirkan momen menarik bagi warga Trenggalek. 

Salah satunya dialami Toni (38), warga Kelurahan Surodakan, Kecamatan Trenggalek, yang kembali mendapatkan kepala kerbau dalam prosesi Nyadran Dam Bagong tahun ini, Jumat (23/5/2025). 

Tak tanggung-tanggung, ini adalah kali kelima ia berhasil mendapatkan bagian utama dari hewan sesaji Nyadran Dam Bagong tersebut.

“Alhamdulillah ini sudah kelima kalinya. Seperti biasa nanti dimasak bareng-bareng sama teman-teman,” ujar Toni usai mengambil kepala kerbau yang hanyut terbawa arus Dam Bagong.

Ritual larungan kepala kerbau dalam tradisi Nyadran menjadi simbol pengharapan atas keselamatan, kesuburan, dan limpahan rezeki. 

Warga akan berebut sesaji yang dihanyutkan ke sungai, sebagai bentuk memetik berkah dari alam dan leluhur.

Menurut Toni, dirinya turun bersama kelompoknya, seperti tahun-tahun sebelumnya. 

Ia mengakui bahwa perjuangan untuk mendapatkan kepala kerbau kali ini cukup menantang.

“Deras banget arusnya. Lebih deras dari biasanya. Kadang mudah, kadang sulit, ya tergantung arus dan keberuntungan,” jelasnya.

Setelah berhasil mendapat kepala kerbau, Toni bersama rekan-rekannya akan mengolahnya secara gotong royong, sebuah kebiasaan yang tetap mereka jaga setiap tahun. 

“Kalau dulu ya dimasak bareng-bareng, nanti juga begitu,” ujarnya dengan senyum puas.

Tradisi larungan di Dam Bagong merupakan bagian tak terpisahkan dari budaya masyarakat Trenggalek yang penuh nilai spiritual, sosial, dan historis. 

Selain menjadi wujud rasa syukur, prosesi ini juga mempererat persaudaraan antarwarga dan membangkitkan semangat kebersamaan di tengah ujian bencana yang kini tengah melanda sebagian wilayah Trenggalek. (kho)

Editor : Akhmad Nur Khoiri
#kepala kerbau #trenggalek #Nyadran Dam Bagong