Trenggaleknjenggelek – Pemerintah Kabupaten Trenggalek menyalurkan santunan kepada keluarga korban bencana tanah longsor yang terjadi di Dusun Kebonagung, Desa Depok, Kecamatan Bendungan.
Penyerahan santunan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Trenggalek, Edy Supriyanto, di posko penanganan bencana pada Jumat (23/5/2025), sesaat setelah prosesi pemakaman dua jenazah korban longsor yang ditemukan sehari sebelumnya.
Santunan tersebut diserahkan kepada perwakilan keluarga korban longsor dan Kepala Desa Depok, Sugeng Asmoro.
Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dari Pemkab Trenggalek yang disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
“Alhamdulillah, tindak lanjut dari pencarian kemarin telah membuahkan hasil. Dua jenazah, Bu Misiyen dan Bu Yatemi, berhasil ditemukan dan dimakamkan pagi ini,” ujar Edy Supriyanto.
Menurut Edy, rencana pemakaman sedianya akan dilaksanakan pada hari sebelumnya, namun karena hujan deras dan kondisi medan yang tidak memungkinkan, pemakaman baru dapat dilakukan pada Jumat pagi.
“Ada santunan dari kami Pemerintah Kabupaten Trenggalek melalui Baznas. Mudah-mudahan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga yang ditinggalkan. Semoga bermanfaat,” tambah Edy.
Hingga hari kelima pascabencana, upaya pencarian terhadap empat korban lainnya yang masih hilang terus dilakukan.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD Provinsi Jawa Timur, serta Pemkab Trenggalek, dibantu relawan dan organisasi masyarakat, terus menyisir area terdampak longsor.
Proses pencarian juga melibatkan anjing pelacak dari Polda Jawa Timur dan Tim DVI Malang yang telah terjun sejak Jumat pagi pukul 05.00 WIB.
Fokus pencarian dipusatkan di sekitar rumah korban yang tertimbun material longsor.
Kepala Desa Depok, Sugeng Asmoro, menyampaikan harapan besar agar seluruh korban yang belum ditemukan dapat segera diketemukan dalam operasi pencarian hari kelima ini. (kho)
Editor : Akhmad Nur Khoiri