TRENGGALEK NJENGGELEK – Para pengendara yang melintasi jalan nasional di Desa Watulimo, Kecamatan Watulimo, Trenggalek, diimbau untuk berhati-hati.
Hal ini menyusul kerusakan jalan berupa retakan dan ambles di jalan nasional yang berada tak jauh dari kawasan wisata Gua Lowo Trenggalek.
Jalan ambles di Watulimo ini menjadi perhatian serius, mengingat jalur tersebut merupakan penghubung penting antardaerah di wilayah selatan Trenggalek.
Baca Juga: Terdampak Tanah Gerak, Belasan Rumah dan Jalan Desa Ngrandu Trenggalek Rusak
Setiap hari, ratusan kendaraan bermotor, termasuk truk angkutan berat, melintasi jalan tersebut.
Kepala Desa Watulimo, Edi Santoso, membenarkan adanya retakan dan ambles pada ruas jalan tersebut.
Ia menjelaskan bahwa kondisi jalan mulai memburuk setelah hujan deras mengguyur wilayah itu selama beberapa hari terakhir.
“Sejak hujan deras sering turun, muncul retakan di situ. Itu mulai terlihat jelas beberapa hari lalu,” ujar Edi beberapa hari yang lalu.
Menurutnya, area yang mengalami kerusakan dikenal oleh warga sekitar dengan sebutan “jeglokan”, karena kerap ambles saat musim penghujan.
Kerusakan sempat diperbaiki dan diaspal kembali, namun kini kembali muncul masalah serupa.
Baca Juga: DPC PKB dan Fraksi PKB DPRD Trenggalek Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor di Depok, Bendungan
“Dulu juga pernah ambles dan langsung diaspal. Tapi sekarang muncul retakan lagi. Kami minta masyarakat berhati-hati saat melintas,” tambahnya.
Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa rambu peringatan telah dipasang di sisi utara dan selatan lokasi ambles.
Namun demikian, permukaan jalan mulai tidak rata dan rawan membahayakan pengendara, terutama saat malam hari atau ketika hujan turun.
Sejumlah warga dan pengendara juga menyuarakan kekhawatiran mereka. Insan, salah satu pengemudi sepeda motor, mengaku sempat terkejut saat melintas.
“Saya hampir kehilangan kendali karena permukaan jalannya turun cukup dalam. Kalau malam, sangat bahaya karena pencahayaannya kurang,” katanya. ****
Editor : Dharaka R. Perdana