Trenggaleknjenggelek – Untuk memastikan kedisiplinan dan keamanan internal, jajaran Polres Trenggalek melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh senjata api (senpi) dinas yang digunakan oleh anggotanya.
Pemeriksaan ini berlangsung di halaman Mapolres Trenggalek pada Senin (26/5/2025), dipimpin langsung oleh Kapolres AKBP Ridwan Maliki bersama para pejabat utama.
Langkah ini menjadi bagian dari sistem pengawasan rutin yang dilaksanakan secara berkala oleh Bagian Logistik (Baglog) bersama Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam).
Baca Juga: PKB Trenggalek Miliki Ketua Baru, Sukarodin Siap Perkuat Konsolidasi Partai
Usai apel pagi, para anggota yang mengantongi senpi dinas – baik individu maupun regu – menyerahkan senjata mereka untuk dicek satu per satu, mencakup aspek fisik hingga kelengkapan administrasi.
“Pemeriksaan ini bukan hanya formalitas. Ini bagian dari fungsi kontrol dan pencegahan potensi penyimpangan dalam penggunaan senpi,” tegas AKBP Ridwan.
Baca Juga: Diduga Akibat Korsleting, Kebakaran Kabel Listrik Terjadi di Depan Teras BRI Pasar Pon Trenggalek
Ia menambahkan bahwa selain kelulusan tes psikologi, anggota yang memegang senjata juga harus melalui uji sosiometri.
Penilaian tersebut berasal dari atasan dan rekan kerja yang sehari-hari mengenal karakter pemegang senpi.
Baca Juga: Sekda Serahkan SK Pensiun, 104 ASN Trenggalek Masuki Masa Purna Tugas
Penilaian ini penting untuk memastikan bahwa senjata tidak jatuh ke tangan yang tidak tepat.
“Teman kerjanya yang paling tahu bagaimana emosi dan kepribadian seseorang. Ini bukan memperumit, tapi bagian dari tanggung jawab untuk menjaga keselamatan bersama,” jelasnya.
Kapolres juga menekankan pentingnya pemahaman regulasi serta pengendalian emosi dalam penggunaan senjata, terlebih dalam situasi yang membutuhkan tindakan tegas dan terukur.
Baik senjata pendek maupun laras panjang, kata dia, harus digunakan secara profesional.
Tak hanya soal disiplin, aspek perawatan juga menjadi sorotan. Senjata yang terawat dengan baik akan lebih andal dan minim risiko kegagalan fungsi.
“Dari hasil pengecekan, semua senjata dalam kondisi bersih dan baik. Administrasi lengkap, amunisi juga sesuai data,” tutupnya.
Pemeriksaan ini menjadi bentuk nyata komitmen Polres Trenggalek dalam menjaga profesionalisme anggotanya, serta memastikan bahwa senjata dinas benar-benar digunakan sesuai mandat hukum dan etika kepolisian. (kho)