Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Lokasi Sekolah Rakyat Trenggalek Berubah, Kini Menempati Gedung Disperinaker

Akhmad Nur Khoiri • Selasa, 27 Mei 2025 | 21:00 WIB
Sekolah rakyat di Trenggalek diwacanakan pindah dan menempati eks kantor Disperinaker.
Sekolah rakyat di Trenggalek diwacanakan pindah dan menempati eks kantor Disperinaker.

Trenggaleknjenggelek – Rencana pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Trenggalek mengalami perubahan signifikan.

Awalnya direncanakan berdiri di kawasan Dilem Wilis, Kecamatan Bendungan, namun kini dipastikan bakal menempati gedung milik Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan (Disperinaker) yang berada di pusat kota.

Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek, Edy Soepriyanto menjelaskan perubahan ini terjadi setelah adanya komunikasi intensif antara Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan dengan Bupati Trenggalek.

Dalam pertemuan itu, disampaikan bahwa daerah yang telah memiliki gedung layak pakai bisa mengajukan diri untuk masuk dalam tahap pertama program Sekolah Rakyat.

“Awalnya Trenggalek termasuk dalam tahap kedua karena hanya menyediakan lahan kosong. Tapi setelah ada peluang untuk ikut tahap pertama, sesuai arahan Pak Bupati, kita alihkan ke gedung Dinas Perinaker yang sudah siap pakai,” jelas Edy, Senin (26/5/2025).

Dengan rencana baru ini, Disperinaker akan direlokasi ke tempat lain sesuai dengan kondisi bangunan yang tersedia.

Sementara itu, proses rekrutmen tenaga pendidik dan calon murid direncanakan dimulai tahun ini.

“Targetnya akan ada dua rombel untuk jenjang SMP dan dua rombel untuk jenjang SMA. Kita dikejar waktu, maka renovasi gedung akan dipercepat agar bisa segera digunakan,” tambahnya.

Edy juga mengungkapkan bahwa rencana awal pembangunan SR di wilayah Dilem Wilis sebenarnya masih dalam proses pengajuan dan belum mendapatkan kepastian dari pemerintah pusat.

Ia menyebut, meski lahannya tersedia seluas lima hektare, kondisi geografis yang curam menjadi tantangan tersendiri.

“Kalau nanti lokasi di Dilem Wilis tidak disetujui, tentu kami akan cari opsi lain. Yang jelas, lahan memang ada, tapi kontur tanahnya cukup ekstrem,” ujarnya.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Trenggalek fokus mengebut proses penyesuaian gedung eks Dinas Perinaker agar sesuai dengan kebutuhan sekolah.

Edy menargetkan dalam dua bulan ke depan, proses renovasi dapat rampung sehingga kegiatan belajar mengajar bisa segera dimulai. (kho)

Editor : Akhmad Nur Khoiri
#Sekolah Rakyat #Disperinaker #trenggalek #dilem wilis