Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Dinas Kesehatan Trenggalek Tangani Penyakit dan Gizi 58 Warga di Posko Pengungsian Longsor Depok

Akhmad Nur Khoiri • Rabu, 28 Mei 2025 | 20:00 WIB
Warga terdampak longsor bermukim di posko pengungsian sembari menunggu relokasi dari Pemkab Trenggalek setelah pencarian korban rampung.
Warga terdampak longsor bermukim di posko pengungsian sembari menunggu relokasi dari Pemkab Trenggalek setelah pencarian korban rampung.

Trenggaleknjenggelek – Sebanyak 58 jiwa tercatat sebagai pengungsi akibat bencana longsor di Dusun Kebonagung, Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek.

Berdasarkan data klasifikasi usia, sebagian besar pengungsi berada pada kelompok usia produktif dan lanjut usia.

Kepala Dinas Kesehatan Trenggalek, dr. Sunarto, mengungkapkan bahwa dari total 58 jiwa yang mengungsi, usia 1-5 tahun tercatat 4 orang, usia 6-10 tahun sebanyak 2 orang, usia 10-15 tahun 1 orang.

Sementara itu, usia 16-20 tahun sebanyak 4 orang, usia 21-30 tahun berjumlah 5 orang, usia 31-59 tahun 22 orang, dan usia di atas 59 tahun sebanyak 21 orang.

“Pengungsi usia lanjut cukup banyak, namun kami sudah melakukan pelayanan kesehatan menyeluruh,” jelas dr. Sunarto, Selasa (27/5/2025).

Dalam catatan petugas, satu anak mengalami diare namun sudah mendapatkan terapi dari petugas kesehatan dan kini dinyatakan sembuh.

Untuk mendukung pemenuhan gizi anak-anak, Dinas Kesehatan melalui Puskesmas setempat telah menyalurkan susu dan makanan tambahan (PMT).

Sementara itu, kelompok lansia banyak mengeluhkan nyeri tubuh seperti keju linu, pusing, dan nyeri pinggang.

Tim medis dari Puskesmas yang berjaga langsung memberikan pelayanan kepada seluruh lansia di lokasi.

“Semua lansia sudah dilakukan pelayanan kesehatan oleh Puskesmas jaga,” tambahnya.

Untuk memastikan seluruh warga terdampak tetap mendapatkan akses layanan medis, Dinas Kesehatan menerjunkan tim keliling karena akses ke posko utama cukup sulit dijangkau bagi sebagian warga.

“Tim Puskesmas turun langsung melakukan pelayanan kesehatan keliling karena warga wilayah terdampak kesulitan akses menuju lokasi posko,” ujar dr. Sunarto.

Bencana tanah longsor turut berdampak terhadap kondisi kesehatan warga.

Sejumlah penyakit seperti gangguan kulit, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), dan diare sempat menyerang pengungsi.

Namun seluruh keluhan tersebut telah ditangani oleh tim kesehatan di lapangan.

“Semua warga yang berkeluhan sudah ditangani oleh tim Puskesmas yang jaga,” tegasnya.

Dinas Kesehatan Trenggalek juga terus memantau situasi kesehatan di posko pengungsian serta berkoordinasi dengan BPBD dan perangkat desa untuk memastikan layanan medis berjalan maksimal selama masa tanggap darurat berlangsung. (kho)

Editor : Akhmad Nur Khoiri
#penyakit #dinas kesehatan #longsor #trenggalek #pengungsi