Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Keterhunian Rusunawa Prigi Minim, Ini Kiat Dinas PKPLH Trenggalek

Dharaka R. Perdana • Senin, 2 Juni 2025 | 03:52 WIB

Anak-anak kecil asyik bermain bola dengan latar belakang Rusunawa Prigi, Minggu (1/6/2025). (DR PERDANA/RADAR TRENGGALEK)
Anak-anak kecil asyik bermain bola dengan latar belakang Rusunawa Prigi, Minggu (1/6/2025). (DR PERDANA/RADAR TRENGGALEK)

TRENGGALEK NJENGGELEK - Minimnya tingkat keterisian Rusunawa Prigi membuat  Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Trenggalek harus berpikir keras.

Apalagi kosongnya mayoritas kamar di Rusunawa Prigi sudah terjadi sejak lama, khususnya sebelum Covid-19 mendera Trenggalek.

Kepala DPKPLH Trenggalek Muyono Piranata mengakui jika tingkat keterhunian Rusunawa Prigi memang kurang begitu menggembirakan.

Baca Juga: Warga Khawatir Rusunawa Prigi Trenggalek Jadi Sarang Hal Negatif, Kok Bisa? Ini Alasannya

Bahkan sampai saat ini tidak semua kamar terisi karena minat masyarakat sekitar juga tidak begitu tinggi.

Apalagi sebelumnya sempat digunakan untuk karantina Covid-19. "Tidak semua kamar di rusunawa terisi," ungkapnya.

Muyono, -sapaan akrabnya menambahkan, pihaknya sebenarnya sudah sering menggelar sosialisasi untuk menjaring para peminat.

Baca Juga: Sekolah Rakyat Gunakan Gedung Disperinaker, Pemanfaatan Rusunawa Prigi Masih Terkendala Status

Hanya saja, hingga detik ini hanya ada dalam hitungan jari yang mau menempati. Itu pun hanya warga di sekitar lokasi yang kebetulan memang belum memiliki rumah sendiri.

"Sebenarnya sudah sering menggelar sosialisasi, tapi ya begitu peminatnya minim," imbuhnya.

Pria paro baya ini melanjutkan, untuk penghuni rusunawa sendiri memang ada yang berstatus pendatang di wilayah Tasikmadu dan sekitarnya. Sehingga mereka menyewa kamar di situ untuk sementara waktu.

Baca Juga: Selain Kunting, Ada Ragam Perahu Tradisional di Pantai Prigi Sebagai Identitas Maritim Nelayan Trenggalek

"Ada juga penghuni yang bersifat tumpang sari, sehingga tidak lama berada di sekitar Tasikmadu," ujarnya.

Untuk mengejar tingkat keterisian, ungkap Muyono, pihaknya bisa saja melebarkan sosialisasi ke desa-desa sekitar Tasikmadu.

Karena kemungkinan besar ada warga yang kebetulan membutuhkan hunian namun ada keterbatasan anggaran untuk menyewa kontrakan.

"Sosialisasi memang harus digalakkan lagi agar ada warga yang mau menghuni. Apalagi pengalihan status pengelolaan ke pemkab juga baru sekitar setahunan," tuturnya.

Disinggung upaya untuk mengantisipasi aktivitas negatif, Muyono mengaku di area rusunawa sudah ada orang yang ditugaskan untuk menjaga. Diharapkan hal ini bisa membuat area tersebut tetap aman. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#rusunawa prigi #watulimo #trenggalek #keterhunian