Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Pengendalian Massa Harus Dilakukan Secara Terukur, Polisi Wajib Terus Latihan Dalmas

Zaki Jazai • Rabu, 4 Juni 2025 | 12:21 WIB
Polisi latihan dalmas
Polisi latihan dalmas

Trenggaleknjenggelek – Pengendalian massa bukan perkara sederhana. Polisi tidak bisa bertindak sembarangan. Semua harus melalui tahapan yang jelas, sesuai regulasi, dengan tindakan yang tegas namun tetap terukur. Hal ini menjadi penekanan utama dalam pelatihan rutin yang digelar Polres Trenggalek setiap pekan.

Bertempat di halaman Mapolres Trenggalek, sebanyak 114 personel gabungan dari berbagai satuan fungsi dan Polsek jajaran mengikuti pelatihan pengendalian massa atau Dalmas, Selasa (3/6). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh instruktur berpengalaman yang pernah bertugas di satuan Brimob, yaitu Ipda Edy Wasono dan Ipda Agus Budi. 

Kasat Samapta Polres Trenggalek Iptu Siswanto, menjelaskan bahwa kemampuan pengendalian massa adalah bagian dari kompetensi dasar yang wajib dikuasai setiap anggota Polri.

“Pelatihan ini rutin kita laksanakan seminggu sekali, setiap hari Selasa,” jelas Iptu Siswanto.

Dalam pelatihan ini, para personel tidak hanya dilatih secara fisik seperti teknik memegang tameng dan tongkat, atau formasi peleton dan kompi, tetapi juga diberikan pemahaman mendalam tentang regulasi, Standar Operasional Prosedur (SOP), dan tahapan kerja dalam pengendalian massa.

“Dalmas lebih sering kita terjunkan dalam menghadapi massa atau unjuk rasa. Di situ, tindakan tidak bisa sembarangan. Ada tahapan-tahapan yang harus dilalui, mulai dari situasi aman, eskalasi, hingga kontijensi. Setiap tindakan harus dilakukan secara tegas namun tetap terukur,” tegasnya.

Menurutnya, pemahaman terhadap metode pendekatan dan pilihan tindakan menjadi kunci agar tidak terjadi pelanggaran saat pengendalian di lapangan. Polisi, kata dia, dituntut profesional dalam menjalankan tugas, terutama ketika harus berhadapan dengan kerumunan besar yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.

Melalui pelatihan ini, Polres Trenggalek berharap kemampuan dan kesiapsiagaan personel semakin terasah, serta mampu menjalankan pengendalian massa secara profesional, berintegritas, dan sesuai dengan prinsip-prinsip HAM serta aturan yang berlaku.

“Semua anggota harus tahu kapan harus bertahan, kapan harus mundur, dan kapan harus melakukan penindakan. Ini bukan soal kekuatan fisik semata, tapi juga soal kendali diri dan pemahaman hukum,” tambahnya.(jaz) 

 

 

 

Editor : Zaki Jazai
#pengendalian masa #sop #polres trenggalek