Trenggaleknjenggelek – Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek, sejak Rabu malam (4/6/2025), memicu terjadinya tanah longsor di Dusun Ngrampal, Desa Bangun. Material longsoran menghantam bagian dapur rumah milik salah satu warga hingga mengalami kerusakan.
Menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek, longsor terjadi sekitar pukul 20.10 WIB, menimpa rumah Bapak Setu di RT 10 RW 04. Tebing yang longsor memiliki ketinggian sekitar 8 meter dan panjang 7 meter. Dinding dapur rumah yang terdampak memiliki ukuran 2,5 meter panjang dan 2 meter tinggi.
Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, St. Triadi Atmono, membenarkan kejadian tersebut dan menyebutkan bahwa longsor terjadi akibat hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang berlangsung sejak pukul 19.00 WIB hingga dini hari.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, bagian dapur rumah warga rusak karena tertimpa longsoran. Kami langsung terjunkan tim untuk mengecek lokasi dan membantu penanganan awal,” ujarnya, Kamis (5/6/2025).
Triadi menambahkan bahwa Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD bersama TNI, Polri, dan perangkat desa telah turun ke lokasi untuk melakukan pendataan dan memberikan imbauan kepada warga sekitar agar lebih waspada terhadap potensi longsor susulan.
BPBD Trenggalek saat ini terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi tanah di wilayah pegunungan, termasuk Munjungan, yang dikenal sebagai kawasan rawan bencana hidrometeorologi. Upaya mitigasi dan edukasi kepada masyarakat juga terus digencarkan untuk mengurangi risiko kerugian yang lebih besar di masa mendatang.
“Kami minta masyarakat tetap waspada, terutama yang tinggal di daerah rawan longsor. Jika ada tanda-tanda pergerakan tanah, seperti retakan atau suara gemuruh dari lereng, segera menjauh dan laporkan ke BPBD,” tegasnya.(jaz)
Editor : Zaki Jazai