Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Diterjang Derasnya Arus Sungai, Jembatan di Desa Jatiprahu Trenggalek Putus

Zaki Jazai • Kamis, 5 Juni 2025 | 22:56 WIB
Kondisi jembatan di Desa Jatiprahu yang rusak
Kondisi jembatan di Desa Jatiprahu yang rusak

Trenggaleknjenggelek – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kecamatan Karangan pada Rabu malam (4/6/2025) berdampak serius terhadap infrastruktur di wilayah tersebut. Akibat derasnya arus Sungai Ngegong, satu jembatan di RT 30 RW 07 Dusun Ngegong, Desa Jatiprahu, dilaporkan putus pada Kamis pagi (5/6/2025) sekitar pukul 07.30 WIB.

Jembatan tersebut memiliki lebar 3,5 meter dan panjang sekitar 15 meter. Putusnya jembatan disebabkan pondasi yang terkikis oleh aliran sungai yang meluap usai hujan lebat.

Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, St. Triadi Atmono, membenarkan kejadian tersebut dan menyebut bahwa tim gabungan segera dikerahkan ke lokasi.

“Pagi tadi, jembatan di Dusun Ngegong putus karena pondasinya tidak mampu menahan derasnya arus sungai. Ini terjadi pasca hujan intens di wilayah Karangan sejak malam sebelumnya,” kata Triadi.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD bersama unsur TNI, Polri, perangkat desa, dan warga langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal. Salah satu langkah yang diambil adalah pemasangan rambu peringatan di kedua sisi jembatan sebagai tanda larangan melintas.

“Jembatan saat ini tidak bisa dilalui baik kendaraan roda dua maupun roda empat. Kami telah memasang tanda bahaya untuk mencegah risiko kecelakaan,” lanjutnya.

Pihak BPBD juga tengah berkoordinasi dengan dinas terkait guna menindaklanjuti kondisi jembatan tersebut, termasuk kemungkinan pembangunan jembatan darurat atau rekonstruksi permanen.

Triadi mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi bencana susulan, khususnya di wilayah-wilayah rawan longsor dan banjir akibat curah hujan tinggi.

“Kami mengingatkan warga untuk tidak memaksakan melintasi jembatan yang rusak dan selalu mengikuti arahan dari petugas di lapangan,” pungkasnya.(jaz) 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Zaki Jazai
#kecamatan karangan #infrakstruktur #hujan dengan intensitas tinggi