Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Potensi Perikanan Darat Trenggalek Juga Menjanjikan, Ikan Ini yang Jadi Andalan

Dharaka R. Perdana • Minggu, 15 Juni 2025 | 04:06 WIB

Salah satu sentra budidaya patin di Desa Sukowetan, Kecamatan Karangan. (DOK RADAR TRENGGALEK)
Salah satu sentra budidaya patin di Desa Sukowetan, Kecamatan Karangan. (DOK RADAR TRENGGALEK)

TRENGGALEK NJENGGELEK - Pengembangan sektor perikanan darat di Trenggalek dinilai masih perlu mendapat perhatian serius.

Padahal, potensi perikanan darat di Trenggalek tak kalah menjanjikan dibanding perikanan tangkap di wilayah pesisir.

Baca Juga: Benarkah Daging Kambing lebih Sehat dibanding Ikan ? lni Penjelasan Ahli Gizi

Salah satu komoditas unggulan perikanan darat yang mulai menunjukkan geliat positif adalah ikan patin.

Budidaya ikan air tawar ini terpusat di Desa Sukowetan, Kecamatan Karangan. Desa tersebut bahkan direncanakan menjadi sentra patin di Trenggalek.

Baca Juga: Upacara Labuh Laut Larung Sembonyo sebagai Syukuran Atas Hasil Tangkapan Ikan Nelayan di Watulimo

Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Trenggalek, Cusi Kurniawati, mengatakan bahwa permintaan pasar terhadap ikan patin terus meningkat.

“Tingkat konsumsi patin cukup tinggi, sehingga peluang pengembangan budidaya juga besar. Kami optimistis Sukowetan dapat menjadi sentra patin andalan,” terangnya.

Baca Juga: Ikan Tuna Sumber Protein Tinggi Yang Digemari Para penggiat Gym

Berdasarkan data Dinas Perikanan Trenggalek, pada tahun 2024 lalu produksi patin mencapai 312,76 ton.

Angka ini diharapkan dapat terus meningkat pada tahun ini, seiring dengan upaya pengembangan dan pendampingan kepada para pembudidaya.

Baca Juga: Perputaran Ekonomi Perikanan Trenggalek Per Tahun Capai Rp1,7 Triliun, Mayoritas Disokong Sektor Ini

“Harapan kami, sektor perikanan darat semakin menggeliat dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat,” pungkas Cusi.

Sekadar diketahui, perputaran ekonomi di sektor perikanan Trenggalek saat ini mencapai sekitar Rp 1,7 triliun.

Hal ini mencakup perikanan tangkap dan budidaya. Dengan demikian bisa mendukung 8 persen dari produk domestik regional bruto (PDRB).

Namun tidak menutup kemungkinan bisa berkembang lebih besar lagi jika digarap lebih serius. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#trenggalek #perikanan darat #Ikan Patin