TRENGGALEK NJENGGELEK — Menjelang datangnya bulan Suro atau Muharam, membuat Polres Trenggalek harus bergerak cepat mempersiapkan pola pengamanan.
Mereka berharap pada bulan Suro nanti situasi kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) di Trenggalek tetap kondusif.
Langkah ini diwujudkan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar pada Rabu (18/6) bersama berbagai instansi terkait serta sejumlah perguruan silat yang ada di Kabupaten Trenggalek.
Baca Juga: Ritual 1 Suro: Mengapa Manusia Membutuhkan Simbol Penghormatan terhadap Alam dan Leluhur?
Wakapolres Trenggalek, Kompol Herlinarto menegaskan bahwa pada bulan Suro nanti terdapat beberapa agenda penting yang memerlukan perhatian khusus.
Terutama kegiatan dari PSHT (Persaudaraan Setia Hati Terate) dan PSHTMW (Persaudaraan Setia Hati Tunas Muda Winongo).
“Agenda hari ini adalah untuk menyamakan persepsi bersama, bagaimana seluruh rangkaian kegiatan pada bulan Suro bisa berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” kata Kompol Herlinarto saat ditemui usai Rakor.
Baca Juga: Berikut Contoh Doa Malam 1 Suro dalam Kejawen, Menyatu dengan Gusti di Tengah Sunyi
Menurutnya, sejumlah potensi kerawanan yang patut diwaspadai antara lain gesekan antar kelompok, konflik sosial di sepanjang rute yang dilalui konvoi, rombongan massa dalam jumlah besar, serta aksi provokasi yang dapat memicu benturan maupun tindak kekerasan.
Oleh karena itu, pihaknya menekankan kepada seluruh pimpinan perguruan pencak silat agar turut bertanggung jawab menjaga ketertiban anggotanya.
Dia juga mengimbau agar tokoh-tokoh perguruan gencar memberikan edukasi demi terwujudnya Suro aman di Trenggalek.
Baca Juga: Berikut Ritual Masyarakat Jawa saat Malam 1 Suro, Nomor 3 Sering Dianggap Paling Berat
“Kami tidak akan mentolerir setiap tindakan yang melanggar hukum. Siapa pun yang mencoba membuat keributan, akan kami tindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Wakapolres.
Dia berharap sinergi yang sudah terbangun ini mampu menciptakan suasana kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan tenang selama bulan Suro.
“Mari bersama-sama kita wujudkan Suro yang damai, tertib, dan penuh dengan nilai-nilai kebersamaan, demi Trenggalek yang aman untuk kita semua,” pungkasnya.