TRENGGALEK NJENGGELEK - Dalam konteks geografis Jawa Timur, jumlah pulau yang dimiliki tiap kabupaten kian mendapat perhatian.
Terutama saat isu sengketa 13 pulau antara Trenggalek dan Tulungagung mencuat ke publik.
Sengketa 13 pulau tersebut memicu diskusi mengenai klaim wilayah pesisir dan pengelolaan sumber daya laut di antara dua daerah bertetangga ini.
Baca Juga: Sistem Informasi Pulau Manut Kepmendagri: 13 Pulau Milik Trenggalek, Tapi Ditulis Tulungagung
Berdasarkan data terbaru, berikut adalah peringkat kabupaten di Jawa Timur berdasarkan jumlah pulau yang dimiliki:
1. Sumenep – 119 pulau
2. Malang – 117 pulau
3. Jember – 80 pulau
4. Trenggalek – 51 pulau
5. Pacitan – 34 pulau
6. Banyuwangi – 35 pulau
7. Blitar – 30 pulau
8. Tulungagung – 27 pulau
9. Gresik – 12 pulau
10. Sidoarjo – 2 pulau
11. Situbondo, Probolinggo, Sampang – masing-masing 1 pulau
Dengan data tersebut, Trenggalek berada di posisi ke-4, sementara Tulungagung di posisi ke-8.
Meski demikian, jumlah pulau bukan satu-satunya faktor dalam sengketa wilayah, sebab aspek historis, administrasi, dan legalitas batas wilayah laut juga turut diperhitungkan.
Trenggalek vs Tulungagung: Sengketa Pulau Jadi Isu Strategis
Sengketa antara Trenggalek dan Tulungagung mencuat setelah adanya perbedaan klaim atas sejumlah pulau kecil di pesisir selatan yang kaya potensi sumber daya laut.
Pemerintah daerah masing-masing kini tengah mengkaji ulang dokumen batas wilayah dan melakukan koordinasi dengan Badan Informasi Geospasial (BIG) serta Kementerian Dalam Negeri.
Baca Juga: Nama 13 Pulau di Selatan Jawa Timur Masih Jadi Sengketa Trenggalek dan Tulungagung
Isu ini penting karena menyangkut potensi ekonomi dari perikanan dan pariwisata bahari, pengelolaan wilayah pesisir dan konservasi lingkungan, serta stabilitas hubungan antardaerah di wilayah selatan Jawa Timur
Dengan meningkatnya nilai strategis pulau-pulau kecil, publik perlu mengetahui kabupaten mana saja yang memiliki banyak pulau.
Data ini tidak hanya penting bagi keperluan administrasi dan tata ruang, tetapi juga sebagai dasar dalam mencegah dan menyelesaikan konflik wilayah seperti yang kini terjadi antara Trenggalek dan Tulungagung. ****
Editor : Dharaka R. Perdana