Trenggaleknjenggelek – Wilayah selatan Kabupaten Trenggalek dengan banyak pulau yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia menyimpan kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Potensi tersebut terbentang dari pesisir hingga daratan, mencakup sektor wisata, perikanan, kehutanan, pertanian, perkebunan hingga pertambangan.
Surga Bahari di Pesisir Selatan
Pantai selatan Trenggalek dikenal dengan pesona alamnya yang masih asri. Pantai Mutiara, Pantai Prigi, dan Pantai Taman Kili-Kili menjadi contoh destinasi unggulan yang memiliki pasir putih dan keindahan laut yang menjanjikan sebagai lokasi wisata bahari. Beberapa pantai bahkan memiliki gua-gua laut alami, menambah daya tarik wisata yang unik dan berkelas.
Selain wisata, wilayah pesisir ini juga berperan penting dalam mendukung aktivitas perikanan, baik tangkap maupun budidaya. Kekayaan laut seperti ikan, moluska, krustasea, rumput laut, padang lamun, hingga hutan mangrove dan terumbu karang menjadi sumber penghidupan masyarakat serta aset ekologi yang bernilai tinggi.
Kekayaan Daratan yang Tak Kalah Menjanjikan
Di sektor daratan, kawasan selatan Trenggalek menyimpan potensi kehutanan yang signifikan. Hutan produksi pinus menghasilkan komoditas bernilai ekonomi seperti getah pinus, gondorukem, dan minyak terpentin.
Sektor pertanian juga berkembang dengan komoditas lokal seperti gaplek yang menjadi bahan dasar makanan tradisional. Di sisi lain, wilayah ini memiliki areal perkebunan yang ditanami kelapa, durian, cengkeh dan tanaman produktif lainnya.
Potensi tambang menjadi salah satu sektor yang mulai dilirik, dengan adanya cadangan emas dan marmer di beberapa titik. Meski demikian, pengelolaan tambang diharapkan tetap memperhatikan prinsip kelestarian lingkungan.
Air bersih pun melimpah di kawasan ini, menjadi penopang utama untuk irigasi pertanian serta kebutuhan masyarakat dan konservasi.
Arah Pengembangan: Wisata dan Kelestarian
Pemerintah Kabupaten Trenggalek terus mendorong optimalisasi potensi tersebut melalui program-program berbasis keberlanjutan. Salah satunya adalah pengembangan desa wisata di wilayah selatan yang mengintegrasikan keindahan alam, budaya lokal, serta kearifan masyarakat dalam mengelola sumber daya.
Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan warga tanpa mengorbankan lingkungan, serta menjadikan wilayah selatan Trenggalek sebagai kawasan strategis yang berdaya saing tinggi di masa depan.(jaz)
Editor : Zaki Jazai