Trenggaleknjenggelek – Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas jalur utama Trenggalek–Ponorogo, tepatnya di Desa Nglongsor, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, Rabu malam (2/7/2025).
Tabrakan beruntun yang melibatkan dua kendaraan dan menyebabkan kerusakan pada tiga rumah warga itu terjadi sekitar pukul 23.30 WIB.
Kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Beat bernomor polisi N-2373-LV yang dikendarai Doanggi Muhammad Zaka (23) membonceng Rohmad (27), melaju dari arah utara ke selatan dan sempat berhenti di sisi utara badan jalan.
Baca Juga: Kemarau Basah Landa Trenggalek, Produktivitas Padi Naik Tapi Banjir dan Hama Mengintai
Tanpa diduga, dari arah timur melaju Mitsubishi Truk AG 8546 RT yang dikemudikan Bibit Maryanto (44).
Karena kaget melihat motor di depannya, truk oleng ke kanan dan menabrak mobil Daihatsu L-1040-PT milik Sugeng Rahayu yang sedang terparkir di bahu jalan sebelah utara.
Baca Juga: PAD Terminal Trenggalek Semester I 2025 Capai 40 Persen, Panggul dan Pule Jadi Penyumbang Tertinggi
Tak berhenti di situ, truk kemudian menyasar tiga rumah warga yang berada di sekitar lokasi kejadian, yakni milik Sunyoto (65), Suminto (70), dan Sugeng Rahayu (53).
Benturan keras menyebabkan kerusakan fisik pada bagian depan rumah, sementara sepeda motor yang ditumpangi dua warga Dawuhan itu terpental dan mengakibatkan keduanya mengalami luka-luka.
Baca Juga: 21 Bencana Melanda Trenggalek Usai Dua Hari Diguyur Hujan
Kasatlantas Polres Trenggalek, AKP Sony Hartanto, menjelaskan bahwa korban Doanggi mengalami lecet di kaki dan tangan, sementara Rohmad menderita patah pada tangan kirinya.
Keduanya kini dirawat di RSUD dr. Soedomo Trenggalek. Hasil pemeriksaan di lapangan menunjukkan bahwa Doanggi selaku pengendara motor tidak memiliki SIM C.
"Kedua korban mengalami luka akibat benturan keras, satu di antaranya patah tulang. Pengendara motor diketahui tidak memiliki SIM dan kendaraan dalam kondisi laik jalan," ujar AKP Sony.
Meski kejadian berlangsung malam hari, cuaca di lokasi dalam keadaan cerah, kondisi jalan datar, beraspal mulus, dan arus lalu lintas terbilang sepi.
Petugas menyimpulkan bahwa kecelakaan disebabkan oleh kelalaian pengemudi truk yang tidak memperhatikan kondisi lalu lintas di depannya.
"Truk melaju dari arah timur ke barat dan tidak sigap melihat adanya sepeda motor yang berhenti, hingga terjadi tabrakan beruntun," lanjutnya.
AKP Sony memastikan bahwa pengemudi truk maupun pemilik rumah dan kendaraan lain tidak mengalami luka. Sementara kerugian materiil tengah dihitung oleh pihak kepolisian bersama pemilik aset terdampak.
Hingga saat ini, kasus masih dalam penanganan Unit Laka Satlantas Polres Trenggalek. Polisi mengimbau seluruh pengguna jalan untuk tetap waspada, khususnya saat melintas di jalur utama yang sepi pada malam hari. (kho)