TRENGGALEK NJENGGELEK - Pengunduran diri Syaifudin sebagai ketua KSPP Syariah Madani Trenggalek seakan menimbulkan permasalahan baru.
Pasalnya Mohammad Asmawi yang sedianya didaulat menjadi Pj Direktur KSPP Syariah Madani Trenggalek secara mendadak juga tidak bersedia memegang jabatan.
Dalam suratnya, Mohammad Asmawi menjelaskan secara terperinci keengganannya memegang kendali KSPP Syariah Madani yang masih menyimpan permasalahan. Berikut isinya:
Tanggal : 3 Juni 2025
Perihal : Penyampaian Ketidak Bersedia PJ Direktur
Kepada Yth : Ketua Pengurus
KSPP Syariah Madani
Di Tempat
السّلام عليكم ورحمة اللّٰه وبركاته
Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan taufik dan rahmat-Nya kepada Bapak beserta staff sehingga dapat melaksanakan aktivitas sehari-hari dengan baik dan lancar. Amin
Merujuk pada hasil rapat Pengurus KSPP Syariah Madani yang di wakili Ketua, Pengawas, dan Bendahara Koperasi, pihak manajemen serta tim assessment babwa terdapat point untuk meminta tim assessmen sdr Dr Moh Asmawi untuk menjadi Pj Direktur di KSPP Syariah madani, dengan ini kami tidak bersedia untuk menjadi Pj Direktur di KSPP Syariah Madani dengan beberapa alasan;
1. Tempat tinggal terlalu jauh kami di Bekasi jawabarat sedangkan KSPPS Madani di Kab. Trenggalek Jawa Timur, ini sangat menyulitkan untuk setiap penentuan kebijakan kebijakan yang harus cepat diputuskan.
2. KSPP Syariah Madani sangat beresiko dalam operasional lebaga keuangan syariah, sehingga resiko tersebut bisa menjadi beban PJ Direktur dalam hal komitmen GCG pada transaksi operasional di institusi keuangan.
3. Saat ini Kami sedang terlibat dalam pengalihan saham dan manajemen operasional pada Lembaga Keuangan Syariah (LKS) atas point 2 (dua) diatas, ini akan menjadi kendala pengalihan tersebut karena data data kami terecode dengan mudah.
Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.
وبالله التّوفيق والهداية
والسلام عليكم ورحمة اللّٰه وبركاته
Dr. Moh. Asmawi SE..MM.,CIRBD
Tembusan:
1. Arsip
Editor : Dharaka R. Perdana