Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

BBWS Brantas Turun ke Munjungan Trenggalek untuk Survei Infrastruktur Rusak

Dharaka R. Perdana • Sabtu, 5 Juli 2025 | 00:14 WIB

Tim gabungan melakukan survei dampak bencana alam di Munjungan Trenggalek.
Tim gabungan melakukan survei dampak bencana alam di Munjungan Trenggalek.

TRENGGALEKJENGGELEK – Tim gabungan dari BBWS Brantas, BPBD Trenggalek, Dinas PUPR, dan Camat Munjungan melakukan survei lapangan terhadap sejumlah infrastruktur yang rusak akibat bencana alam di Kecamatan Munjungan, Jumat (5/7/2025).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas pengajuan bantuan bronjong yang diajukan Pemkab Trenggalek.

Baca Juga: ‎Longkangan Munjungan Diusulkan Pemkab Trenggalek Jadi Warisan Budaya Takbenda

Survei tersebut menyasar empat desa terdampak bencana, yaitu Desa Bendoroto, Tawing, Munjungan, dan Craken.

Keempatnya mengalami kerusakan cukup parah pada fasilitas umum seperti jembatan, akses jalan desa, dan tanggul penahan tanah yang dilaporkan ambrol akibat cuaca ekstrem dan kondisi tanah yang labil.

Baca Juga: Jalur Alternatif Ambrol, Akses Munjungan - Watulimo di Selatan Trenggalek Putus Total

Camat Munjungan, Yusuf Widharto, menyebutkan bahwa survei ini bertujuan untuk memetakan tingkat kerusakan dan menentukan langkah penanganan yang tepat oleh pihak terkait.

“Survei ini sangat penting sebagai dasar penyusunan rencana teknis, baik dari BBWS Brantas, BPBD, maupun Dinas PUPR. Harapannya bisa segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Baca Juga: Banjir dan Longsor Landa Munjungan, BPBD Trenggalek Imbau Warga Tetap Waspada

Tim gabungan melakukan peninjauan secara menyeluruh ke tiap titik lokasi yang rawan dan telah dilaporkan rusak.

Selain memastikan bentuk kerusakan, tim juga mengidentifikasi kebutuhan pemasangan bronjong guna mencegah potensi longsor susulan, khususnya pada area bantaran sungai dan lereng perbukitan.

Baca Juga: Warga Munjungan Bangun Jembatan Darurat dengan Swadaya, Pulihkan Akses Kampak–Munjungan

Fokus utama diarahkan pada infrastruktur yang dinilai membahayakan keselamatan warga serta berpotensi menghambat konektivitas antarwilayah.

“Kami berharap proses pengajuan bantuan dari provinsi maupun pusat bisa dipercepat. Kondisi ini sudah mengganggu aktivitas harian warga,” tambah Yusuf.

Sebagai informasi, Kecamatan Munjungan merupakan salah satu wilayah di Trenggalek yang tergolong rawan longsor, terutama saat curah hujan tinggi.

Struktur geografis yang berbukit dan berada di wilayah selatan menjadikan kawasan ini kerap terdampak bencana, baik berupa tanah longsor, banjir bandang, maupun pergeseran tanah.

Pemerintah daerah pun terus mendorong langkah mitigasi dan penanganan darurat agar masyarakat tetap aman dan aktivitas ekonomi tidak terganggu dalam jangka panjang. ****

 

Photo
Photo
Editor : Dharaka R. Perdana
#bbws brantas #munjungan #Infrasruktur #trenggalek #bencana alam