Trenggaleknjenggelek – Warga PSHT Trenggalek Parluh 17 menggeruduk kantor Bakesbangpol Trenggalek pada Selasa (8/7/2025).
Kedatangan kalangan pendekar silat dari PSHT Parluh 17 tersebut untuk menuntut kejelasan terkait keberlangsungan pengesahan warga baru dari PSHT Parluh 16.
"Kronologi awal dari korlap (PSHT Parluh 16, Red) mau mengadakan pengesahan SH Terate di wilayah Trenggalek," jelas Ketua Pamter PSHT Trenggalek, Deni Hartoyo.
Berangkat dari perselisihan tersebut, pihaknya lantas melakukan aksi demonstrasi untuk menuntut agar pengesahan tersebut tidak dilaksanakan (diberi izin) di Trenggalek.
"Saudara-saudara SH Terate hari ini menunjukkan hatinya untuk menjaga ajaran organisasi SH Terate. Saudara-saudara berkumpul menuntut haknya dan menegakkan kebenaran untuk tidak terlaksananya pengesahan tersebut," ungkapnya.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem Melanda Laut Selatan Trenggalek, Nelayan Prigi Terpaksa Menganggur di Musim Ikan
Dirinya juga secara tegas menjelaskan PSHT Parluh 16 bukan merupakan bagian dari PSHT Parluh 17.
"Korlap bukan bagian dari SH Terate. Jadi tidak ada pengesahan korlap di Trenggalek," tegasnya.
Baca Juga: Petani Trenggalek Sumringah, Bulog Serap Gabah Rp 6.500 per Kg Sesuai Inpres Prabowo
Selepas menunggu koordinasi antar pihak terkait di Bakesbangpol Trenggalek, pihaknya akhirnya mendapatkan jawaban.
"Hasilnya hari ini dari pihak aparat tidak memberikan izin (Pengesahan PSHT Parluh 16, Red)," tuturnya.
Mendapatkan jawaban dari pihak terkait, dirinya langsung mengkoordinir demonstran untuk membubarkan diri.
Sementara itu, hingga berita ini ditulis, tim redaksi Radar Trenggalek belum mendapatkan pernyataan dari PSHT Parluh 16. (kho)
Editor : Akhmad Nur Khoiri