Trenggaleknjeggelek – Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Madani di Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Sabtu (19/7/2025), menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Polres Trenggalek mengerahkan ratusan personel untuk mengamankan jalannya kegiatan, mengingat potensi gangguan keamanan akibat konflik internal yang masih berlangsung dalam tubuh koperasi tersebut.
RAT yang semestinya menjadi forum pertanggungjawaban dan evaluasi tahunan, justru berpotensi memicu eskalasi. Hal ini menyusul belum terselesaikannya permasalahan dana anggota/nasabah yang telah berlarut-larut dan sempat memunculkan aksi damai beberapa waktu lalu, bahkan hingga ke gedung DPRD Trenggalek.
Kasubsi Penmas Sihumas Polres Trenggalek Aipda Ari Wijaya, menjelaskan bahwa pengamanan dilakukan secara maksimal untuk mencegah potensi kericuhan.
"Untuk pengamanan hari ini, personel yang kita libatkan sebanyak 176 orang. Gabungan dari Polres dan Polsek jajaran," jelas Ari.
Pengamanan dilakukan berlapis. Peleton Dalmas awal dan lanjutan lengkap dengan perlengkapan ditempatkan di ring satu lokasi RAT. Sementara personel lainnya bertugas di luar area, mengatur lalu lintas dan menjaga jalur menuju lokasi rapat.
"Personel kita bagi dalam tim-tim kecil dengan tugas yang spesifik. Kita juga libatkan tim negosiator dari Satbinmas sebagai jembatan komunikasi jika terjadi dinamika di lapangan," imbuhnya.
Tak hanya itu, sejumlah personel pengamanan tertutup dari satuan intelijen, reserse kriminal, dan narkoba juga diterjunkan untuk memantau perkembangan situasi dari dalam. Langkah ini diambil sebagai langkah antisipatif jika terjadi gangguan kamtibmas yang melibatkan massa.
Menurut Aipda Ari, pendekatan keamanan dilakukan secara humanis namun tegas, demi menjaga situasi tetap kondusif dan memberikan rasa aman bagi semua pihak yang terlibat, termasuk anggota koperasi yang masih menanti kejelasan penyelesaian dana.
Meski pelaksanaan RAT hari ini berjalan tanpa gangguan berarti, pihak kepolisian tetap membuka ruang komunikasi dengan semua pihak terkait agar permasalahan yang ada dapat diselesaikan secara damai dan hukum tetap menjadi panglima.
"Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar. Ini berkat sinergi antara aparat keamanan, pengurus koperasi, anggota, dan masyarakat sekitar," pungkasnya.(jaz)
Editor : Zaki Jazai