Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Kebakaran Landa Lokasi Produksi Tahu di Kecamatan Tugu, Bara Tungku Kayu Diduga Jadi Pemicu

Akhmad Nur Khoiri • Senin, 21 Juli 2025 | 13:40 WIB
Kebakaran di lokasi produksi tahu Kecamatan Tugu.
Kebakaran di lokasi produksi tahu Kecamatan Tugu.

Trenggaleknjenggelek – Sebuah tempat produksi tahu milik warga bernama Sutrisno di Dusun Curahmulyo, Desa Nglongsor, Kecamatan Tugu, Trenggalek, dilalap api pada Minggu malam (20/7/2025).

Dugaan awal menyebutkan sumber api berasal dari tungku kayu yang belum sepenuhnya padam setelah digunakan untuk produksi.

Insiden ini diketahui sekitar pukul 23.10 WIB oleh seorang warga bernama Khoirul, tetangga korban.

Ia mendengar suara benda terbakar dan melihat api mulai merambat ke bagian atap bangunan.

Tak lama kemudian, Khoirul menghubungi layanan pemadam kebakaran pada pukul 23.14 WIB.

Menanggapi laporan tersebut, tim Pemadam Kebakaran Trenggalek tiba di lokasi pukul 23.24 WIB.

Dengan sigap, petugas langsung melakukan upaya pemadaman dan berhasil mengendalikan api dalam waktu sekitar 30 menit, tepatnya pada pukul 23.55 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PPK) Trenggalek, Habib Solehudin, mengungkapkan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran adalah kelalaian saat memadamkan tungku kayu.

“Tungku kayu kemungkinan masih dalam keadaan menyala setelah digunakan menggoreng tahu sekitar pukul 21.00 WIB,” ujar Habib.

Dalam operasi tersebut, sebanyak 12 personel damkar diterjunkan bersama tiga armada—dua mobil pemadam dan satu water supplier.

"Total air yang digunakan mencapai 7.000 liter. Selain petugas Damkar, unsur Polsek Tugu, Tagana, dan masyarakat sekitar turut terlibat dalam penanganan kebakaran," ungkapnya.

Meski kerugian materi akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp10 juta, namun aset senilai Rp200 juta berhasil diselamatkan. (kho)

Editor : Akhmad Nur Khoiri
#produksi tahu #damkar #kebakaran