Trenggaleknjenggelek – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Trenggalek mengambil langkah proaktif menghadapi potensi bencana saat musim penghujan.
Pada Kamis (24/7/2025), BPBD bersama Dinas PKPLH, TNI, Polri, serta masyarakat melaksanakan kegiatan perampingan pohon rawan tumbang di Jalan Raya Trenggalek–Ponorogo KM 14, tepatnya di Desa Pucanganak, Kecamatan Tugu.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi mitigasi untuk mencegah gangguan lalu lintas dan risiko kecelakaan akibat pohon tumbang. Mengingat wilayah ini kerap diguyur hujan deras, potensi bahaya akibat dahan rapuh atau pohon roboh menjadi perhatian serius.
“Perampingan ini menjadi upaya nyata menjaga keselamatan pengguna jalan dan meminimalkan risiko bencana hidrometeorologi,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, St. Triadi Atmono.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor sangat penting dalam membangun ketangguhan masyarakat menghadapi ancaman bencana.
Dengan dukungan peralatan memadai dan koordinasi yang solid, tim gabungan memangkas dahan-dahan tinggi dan rapuh, membersihkan ranting kering, serta menstabilkan kondisi pohon-pohon besar di sepanjang jalur utama tersebut.
Triadi juga menambahkan, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala di wilayah-wilayah rawan.
Kegiatan ini menjadi contoh konkret bagaimana mitigasi bencana tidak hanya menjadi urusan pemerintah semata, tetapi kerja kolektif seluruh unsur masyarakat demi keselamatan bersama.
“Kami ingin memastikan ruang publik tetap aman. Peran aktif masyarakat sangat kami apresiasi karena penanggulangan bencana butuh sinergi,” katanya.(jaz)
Editor : Zaki Jazai