Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Program Pertanian di Trenggalek Harus Berjalan Nyata

Zaki Jazai • Sabtu, 26 Juli 2025 | 16:57 WIB
Petani melakukan pemupukan di sawah.
Petani melakukan pemupukan di sawah.

Trenggaleknjenggelek – Program pertanian tidak cukup berhenti pada wacana. Implementasi nyata di lapangan menjadi kunci untuk memastikan ketahanan pangan terwujud. Hal inilah yang menjadi dasar langkah Kodim 0806 Trenggalek bersama Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek berkolaborasi melakukan pengawalan.

Komandan Kodim 0806 Trenggalek, Letkol Inf Isnanto Roy Saputro, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar simbolik, tetapi bentuk konkret dari keberlanjutan program pertanian yang telah berjalan.

“Program pertanian harus berjalan nyata. Kita tidak bisa hanya bicara konsep tanpa memastikan tanah-tanah ini diolah, ditanami, dan hasilnya benar-benar bisa dimanfaatkan,” tegas Letkol Roy.

Sebagai simbol program itu di Trenggalek terdapat pada Agro Park. Sedangkan Agro Park Trenggalek sendiri kini menjadi laboratorium hidup yang dirancang untuk pelatihan prajurit TNI di bidang pertanian. Tanaman seperti kacang panjang, sawi, timun, dan kangkung dibudidayakan dengan sistem siklus cepat untuk memenuhi kebutuhan gizi sekaligus memperkuat ketahanan pangan satuan.

Kegiatan yang dilakukan secara gotong royong ini juga menjadi bagian dari implementasi program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang menempatkan kedaulatan pangan sebagai prioritas pembangunan nasional. 

Letkol Roy menambahkan, lewat pelatihan langsung di lapangan, personel TNI dibekali keterampilan yang bisa ditularkan kembali kepada masyarakat.

“Kami ingin semua prajurit punya pengalaman langsung dan bisa menjadi motor penggerak pertanian di lingkungan tempat tinggalnya nanti,” ujarnya.

Tak hanya sektor tanaman pangan, kawasan Kompi Produksi juga diperkuat dengan peternakan kambing dan sapi yang dikelola secara terpadu. Limbah pertanian dimanfaatkan sebagai pakan ternak, menciptakan ekosistem mandiri yang efisien dan ramah lingkungan.

Sementara itu Plt Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Trenggalek, Imam Nurhadi, mengapresiasi langkah nyata yang dilakukan oleh Kodim 0806. Menurutnya, praktik-praktik langsung di lapangan seperti ini harus diperbanyak agar program ketahanan pangan tidak mandek di meja rapat.

Dengan kolaborasi lintas sektor yang terus diperkuat, Agro Park Trenggalek kini digadang menjadi model pengembangan pertanian terintegrasi berbasis TNI. Sebuah bukti bahwa program pertanian memang harus dijalankan, bukan hanya dirancang.

“Ini bukan proyek seremonial. Yang kita lihat hari ini adalah bentuk nyata keterlibatan TNI dalam mendukung pertanian daerah. Kita butuh aksi seperti ini di lebih banyak tempat,” ungkap Imam.(jaz) 

 

 

 

 

Editor : Zaki Jazai
#Program Pertanian #kodim 0806 trenggalek #Ketahanan Pangan