Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Kemarau Basah Picu Serangan Hama Wereng di Trenggalek, Begini Langkah Dinas Pertanian dan Pangan

Dharaka R. Perdana • Senin, 4 Agustus 2025 | 05:04 WIB

Seorang petani di Desa Baruharjo, Kecamatan memantau kondisi sawahnya. (AMALIA RIZKY/RADAR TRENGGALEK)
Seorang petani di Desa Baruharjo, Kecamatan memantau kondisi sawahnya. (AMALIA RIZKY/RADAR TRENGGALEK)

TRENGGALEKJENGGELEK - Fenomena kemarau basah tak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, namun juga memicu ancaman serius di sektor pertanian.

Di sejumlah wilayah di Trenggalek, serangan hama wereng cokelat dilaporkan terjadi secara masif, menyerang tanaman padi yang tengah memasuki fase kritis pertumbuhan pada musim kemarau basah ini.

Baca Juga: Program Pertanian di Trenggalek Harus Berjalan Nyata

Plt Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertapan) Trenggalek, Imam Nurhadi, menyebut serangan wereng terjadi secara merata di beberapa kecamatan seperti Kampak, Gandusari, Pogalan, dan terbaru di wilayah Durenan.

Tanaman padi di beberapa titik terlihat meranggas akibat serangan hama yang menusuk dan mengisap cairan tanaman.

Baca Juga: Waspada Bediding di Trenggalek, Suhu Dingin Ekstrem Bisa Mengganggu Sektor Pertanian

“Jika diibaratkan, tanaman padi seperti mengalami dehidrasi. Hama wereng mengisap cairan tanaman hingga kering dan mati. Kondisi ini dipicu oleh cuaca kemarau basah yang menciptakan iklim ideal bagi pertumbuhan hama,” terangnya pada Minggu (3/8).

Menurut dia, serangan wereng cokelat juga terjadi serentak di berbagai wilayah di Jawa Timur. Pola cuaca lembap dengan suhu tinggi mempercepat siklus hidup hama, memperbesar potensi migrasi, dan menyulitkan petani dalam pengendalian hama secara mandiri.

Baca Juga: Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik, Dorong Kemandirian dan Pertanian Ramah Lingkungan

"Di daerah lain juga ada serangan serupa yang menimpa padi yang sedang tumbuh," tambahnya.

Namun, di balik tantangan tersebut, kemarau basah turut memberikan dampak positif, salah satunya bertambahnya luas bidang tanam karena air masih tersedia cukup.

Baca Juga: Berbagai Hama Masih Jadi Ancaman Serius Pertanian Padi di Trenggalek, Ada yang Sampai Puso

Imam menyebut, di wilayah Durenan, serangan wereng relatif terkendali karena sebagian sawah telah memasuki masa panen.

“Hama wereng biasanya menyerang tanaman padi yang berusia sekitar 60 hari. Di Durenan sebagian sudah panen, sehingga tekanan serangan tidak terlalu besar. Meski demikian, kami tetap lakukan penyemprotan secara menyeluruh agar mencegah migrasi hama ke lahan lain,” jelasnya.

Dispertapan Trenggalek kini menyiagakan seluruh petugas lapangan untuk menghadapi kemungkinan lonjakan serangan wereng di lokasi-lokasi lain.

Penyuluh pertanian terus memantau perkembangan tanaman dan mengimbau petani untuk waspada terhadap gejala awal serangan hama.

Imam mengingatkan pentingnya pengendalian hama terpadu sejak dini, terutama pada saat kemarau basah seperti saat ini.

Koordinasi dengan kelompok tani juga terus ditingkatkan agar langkah penanggulangan lebih efektif dan merata di lapangan. "Semua petugas disiagakan untuk mengantisipasi hal serupa terulang," tandasnya. ****

ANTUSIAS: Penonton memenuhi lobi Cinema XXI Pakuwon Mall, Surabaya, saat Gala Premiere dan Press Screening film NuShanTa(Ra). (IST/RADAR SURABAYA)
ANTUSIAS: Penonton memenuhi lobi Cinema XXI Pakuwon Mall, Surabaya, saat Gala Premiere dan Press Screening film NuShanTa(Ra). (IST/RADAR SURABAYA)
MENYIMAK: Suasana ruang teater saat penayangan perdana film NuShanTa(Ra). Penonton menikmati alur cerita kisah Rafael yang menyentuh dan sarat nilai kebersamaan. (IST/RADAR SURABAYA)
MENYIMAK: Suasana ruang teater saat penayangan perdana film NuShanTa(Ra). Penonton menikmati alur cerita kisah Rafael yang menyentuh dan sarat nilai kebersamaan. (IST/RADAR SURABAYA)
Editor : Dharaka R. Perdana
#Wereng #kemarau basah #pertanian #trenggalek