Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Bulan Purnama Tangkapan Ikan di Laut Prigi Sepi, Nelayan Sibuk Anyam Jaring

Zaki Jazai • Selasa, 12 Agustus 2025 | 17:52 WIB

 

Sejumlah perahu nelayan terparkir di dermaga labuh PPN Prigi. (DR PERDANA/RADAR TRENGGALEK)
Sejumlah perahu nelayan terparkir di dermaga labuh PPN Prigi. (DR PERDANA/RADAR TRENGGALEK)

Trenggaleknjenggelek — Suasana pesisir Laut Prigi, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, tampak lebih lengang dari biasanya. Kapal-kapal nelayan yang biasanya berlayar sejak subuh kini berderet rapi di bibir pantai.

Bukan tanpa alasan, tangkapan ikan sedang sepi akibat fenomena bulan purnama yang membuat air laut pasang tinggi.

Bulan purnama biasanya menjadi masa jeda bagi nelayan karena pengaruhnya terhadap arus dan kecerahan air laut. Kondisi ini membuat ikan menjauh dari permukaan, sehingga hasil tangkapan berkurang drastis.

“Kalau bulan purnama begini, ikan susah didapat. Ombak juga cenderung lebih tinggi, jadi banyak yang memilih tidak melaut,” kata salah satu nelayan asal Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Sukarno.

Daripada membuang waktu di laut dengan hasil minim, para nelayan memanfaatkan masa jeda ini untuk memperbaiki kapal dan alat tangkap. Ada yang mengganti papan perahu, mengecat lambung, hingga merapikan jaring yang rusak.

“Kalau pas bulan purnama, kami biasanya fokus servis kapal. Perahu dibersihkan, diperbaiki, supaya nanti pas musim ikan bisa maksimal,” ujar Karno.

Menurutnya, masa bulan purnama biasanya berlangsung beberapa hari hingga satu minggu. Setelah itu, nelayan kembali bersiap untuk turun melaut saat kondisi air kembali normal dan ikan lebih mudah ditangkap.

Meski fenomena ini sudah menjadi rutinitas tahunan, sebagian nelayan tetap berharap ada teknologi atau strategi tangkap yang bisa membantu mengurangi kerugian saat periode bulan purnama.

“Kalau bisa ada solusi, ya kita tetap bisa dapat penghasilan walau bulan purnama,” imbuhnya.

Kini, pesisir Prigi lebih ramai dengan aktivitas bengkel perahu darurat ketimbang kesibukan bongkar muat ikan. Para nelayan berharap, setelah masa bulan purnama usai, hasil tangkapan bisa kembali melimpah seperti biasa.(jaz)

 

Editor : Zaki Jazai
#Tangkapan #prigi #ikan #Bulan purnama