Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Pengguna Jalan di Jalur Utama Trenggalek–Ponorogo Diminta Waspada, KM 15–KM 18 Rawan Bencana

Zaki Jazai • Jumat, 15 Agustus 2025 | 21:27 WIB

Polisi memasang papan imbauan di Jalur Trenggalek- Ponorogo
Polisi memasang papan imbauan di Jalur Trenggalek- Ponorogo

Trenggaleknjenggelek – Pengguna jalan yang melintas di jalur utama Trenggalek–Ponorogo diminta meningkatkan kewaspadaan. Sebab, ruas jalan di KM 15 hingga KM 18 yang berada di Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, masuk dalam zona rawan bencana tanah longsor.

Baca Juga: Lima Polisi Gondrong di Trenggalek Terjaring Operasi Disiplin, Diberi Sanksi Push up dan Langsung Potong Rambut

Kepolisian Resor (Polres) Trenggalek melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) telah memasang spanduk imbauan di titik tersebut, baik dari arah Trenggalek maupun Ponorogo, pada Kamis (14/8/2025). Langkah ini dilakukan untuk mengingatkan para pengendara agar lebih berhati-hati, terlebih saat cuaca tidak menentu.

“Kami pasang di dua sisi jalur nasional, sehingga pengguna jalan yang melintas bisa membaca imbauan dan meningkatkan kewaspadaan,” jelas Kasatlantas Polres Trenggalek, AKP Sony Suhartanto.

Baca Juga: ‎Bukan Alumni Seni Tapi Berhasil Desain Logo Hari Jadi Trenggalek ke-831

AKP Sony menjelaskan, beberapa hari terakhir sejumlah wilayah di Kabupaten Trenggalek masih diguyur hujan dengan intensitas rendah hingga sedang. Berdasarkan prediksi BMKG, curah hujan bulanan di Trenggalek berada pada kisaran 51–300 milimeter, sehingga potensi bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor tetap ada.

“Belum lama ini, longsor masih terjadi di sejumlah daerah di Jawa Timur, bahkan sampai memutus jalur Malang–Lumajang via Piket Nol. Dampaknya, mobilitas masyarakat terganggu,” ujarnya.

Baca Juga: Diskon hingga 75 Persen, Pemkab Trenggalek Pangkas Retribusi Pasar

Pemasangan spanduk ini, lanjut AKP Sony, merupakan langkah mitigasi dan pencegahan agar potensi bencana di jalur rawan tersebut bisa diantisipasi lebih awal.

“Harapan kita semua tentu tidak terjadi bencana alam di Trenggalek. Namun, antisipasi tetap perlu dilakukan agar bisa terhindar dari risiko sekecil apa pun,” pungkasnya.(jaz)

Photo
Photo
TAMPIL ENERGIK: Gerak, lagu dan senyum ceria siswa-siswi Petra mewarnai panggung Petra Schools Edventure, membuka rangkaian perayaan menuju 75 tahun PPPK Petra.(INDRA WIJAYANTO/RADAR SURABAYA)
TAMPIL ENERGIK: Gerak, lagu dan senyum ceria siswa-siswi Petra mewarnai panggung Petra Schools Edventure, membuka rangkaian perayaan menuju 75 tahun PPPK Petra.(INDRA WIJAYANTO/RADAR SURABAYA)
MERIAH: Grand opening ceremony Petra Schools Edventure di Grand Atrium Pakuwon Mall Surabaya. Acara ini menjadi rangkaian perayaan menuju 75 tahun PPPK Petra.(INDRA WIJAYANTO/RADAR SURABAYA)
MERIAH: Grand opening ceremony Petra Schools Edventure di Grand Atrium Pakuwon Mall Surabaya. Acara ini menjadi rangkaian perayaan menuju 75 tahun PPPK Petra.(INDRA WIJAYANTO/RADAR SURABAYA)
Editor : Zaki Jazai
#rawan bencana #polres trenggalek #kecamatan tugu