Trenggaleknjenggelek - Kepala Desa Kamulan, Masruri, menegaskan bahwa Tombak Korowelang sebagai simbol kebesaran Kabupaten Trenggalek setiap tahun pasti dikembalikan dan diinapkan di Desa Kamulan. Hal ini menjadi bukti sejarah sekaligus warisan leluhur yang masih dijaga hingga saat ini.
Menurut Masruri, keberadaan Tombak Korowelang tidak hanya sekadar benda pusaka, melainkan simbol jati diri masyarakat Trenggalek.
Tradisi pengembalian dan penginapan tombak tersebut di Desa Kamulan menjadi bagian penting dari rangkaian peringatan hari jadi Trenggalek.
“Tombak Korowelang ini adalah bukti sejarah yang diwariskan leluhur. Setiap tahun pasti kembali ke Kamulan untuk diinapkan, dan dari sinilah masyarakat bisa melihat serta mengingat kembali akar sejarah Trenggalek,” ujar Masruri.
Dengan adanya tradisi tersebut, masyarakat Desa Kamulan merasa memiliki ikatan kuat dengan perjalanan sejarah Trenggalek.
Selain itu, momentum pengembalian Tombak Korowelang juga menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan dan menjaga kelestarian budaya daerah.
Masruri berharap generasi muda dapat terus melestarikan tradisi ini agar nilai sejarah yang terkandung di dalamnya tidak hilang ditelan zaman.(gun)