Penanganan Darurat Bencana di Panggul dan Suruh Trenggalek, Perlu Tindak Lanjut
Zaki Jazai• Sabtu, 30 Agustus 2025 | 22:31 WIB
BPBD Trenggalek bersama Pemprov Jatim lakukan peninjauan penanganan bencana di Suruh dan Panggul
Trenggalek, Radar Trenggalek – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Trenggalek bersama BPBD Provinsi Jawa Timur serta Dinas PU SDA Provinsi Jawa Timur melaksanakan monitoring penanganan darurat bencana pada Jumat (29/8/2025). Kegiatan ini menyasar dua lokasi berbeda, yakni Kecamatan Panggul dan Desa Ngrandu, Kecamatan Suruh.
Di Kecamatan Panggul, tim gabungan meninjau pekerjaan penanganan darurat menggunakan bronjong. Pengecekan dilakukan untuk memastikan pemasangan sesuai standar teknis, mulai dari kualitas material, kerapian, hingga efektivitas fungsi bronjong dalam mencegah erosi lebih lanjut.
“Bronjong ini menjadi salah satu upaya cepat untuk mengurangi risiko bencana susulan. Kami bersama tim provinsi memastikan bahwa pemasangan di lapangan benar-benar sesuai dan bisa melindungi masyarakat,” jelas Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, St Triadi Atmono.
Sementara itu, di Desa Ngrandu, Kecamatan Suruh, fokus monitoring bergeser pada relokasi rumah warga terdampak tanah gerak. Tim gabungan meninjau progres pembangunan rumah baru, menilai kesiapan lokasi relokasi dari risiko bencana serupa, serta mengecek infrastruktur pendukung seperti akses jalan dan pasokan air.
“Kami ingin memastikan bahwa warga yang direlokasi betul-betul mendapatkan tempat tinggal yang aman. Tidak hanya soal rumahnya berdiri, tapi juga ketersediaan sarana penunjang agar layak huni,” lanjut Triadi.
Ia menegaskan, kegiatan monitoring bersama ini menjadi bukti nyata kesigapan serta koordinasi lintas instansi dalam penanganan darurat bencana.
“Sinergi dengan BPBD Provinsi dan Dinas PU SDA sangat penting. Dengan kolaborasi ini, setiap langkah penanganan bisa lebih terukur, tepat sasaran, dan tentunya membawa rasa aman bagi masyarakat,” pungkasnya.(jaz)