TRENGGALEKNJENGGELEK – Kabupaten Trenggalek merayakan Hari Jadi ke-831 pada tahun 2025 dengan prosesi adat yang tetap dijaga sebagaimana tradisi tahun-tahun sebelumnya.
Bupati Mochamad Nur Arifin menegaskan bahwa kirab pusaka dan doa bersama bukan sekadar seremoni, melainkan momen penting untuk mempererat ikatan masyarakat sekaligus menjadi sarana introspeksi diri.
“Pada prinsipnya perayaan Hari Jadi Trenggalek tidak ada perubahan. Prosesi kirab kami awali dengan mengitari pendopo, pusaka yang kemarin disemayamkan di Karangrejo dan Kamulan diboyong bersama-sama, dan di jalan juga ada shadaqahan,” ujarnya usai prosesi, Sabtu (30/8/2025).
Dalam tradisi shadaqahan tersebut, masyarakat memanjatkan doa agar hasil bumi tetap subur dan memberi keberkahan.
“Doanya semoga tanaman yang ada bisa subur dan bisa rezekinya rakyat. Kemudian juga sedekah yang diberikan semoga menjadi simbol masyarakat yang nantinya dihujani rezeki yang banyak,” tambahnya.
Bupati yang akrab disapa Mas Ipin itu juga menekankan makna tema neng-ning-nang yang diusung dalam perayaan tahun ini. Menurutnya, tema tersebut harus dimaknai sebagai kontrak sosial bagi seluruh masyarakat.
“Harapannya tentu sesuai dengan tema neng-ning-nang ya, saya berharap itu menjadi kontrak sosial agar setiap orang yang jumeneng (lahir dan menduduki posisi) bisa bening (jernih atau bersih) sehingga bisa mendapatkan kemenangan berupa ridho dari Allah SWT,” ungkapnya.
Mas Ipin menambahkan, peringatan hari jadi tidak hanya dimaknai sebagai tradisi, tetapi juga sarana mendekatkan diri kepada masyarakat. “Hari ini juga kita gunakan untuk menyapa masyarakat. Alhamdulillah masyarakat bahagia dalam perayaan hari jadi dan kita tentu bersama-sama satu perasaan bahwa kita perlu berjuang dan introspeksi diri agar lebih baik,” jelasnya.
Mas Ipin juga mengaku mengambil pelajaran dari berbagai peristiwa yang telah terjadi selama kepemimpinannya. Ia berharap, perayaan hari jadi ini menjadi pengingat untuk terus berbenah dalam menjalankan amanah.
“Saya pribadi juga berbenah dan mengambil pelajaran dari kejadian yang sudah terjadi. Semoga Allah bisa memberikan petunjuk agar saya bisa menjalankan amanah agar lebih baik,” pungkasnya. (kho)
Editor : Akhmad Nur Khoiri