Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Kapal Tongkang Bermuatan 7.500 Ton Batu Bara Terdampar di Pantai Konang, Nelayan Khawatir, Wisatawan Penasaran

Zaki Jazai • Kamis, 4 September 2025 | 22:04 WIB

Kondisi Kapal Tongkang di Pantai wilayah Kecamatan Panggu yang jadi pusat perhatian warga
Kondisi Kapal Tongkang di Pantai wilayah Kecamatan Panggu yang jadi pusat perhatian warga

Trenggaleknjenggelek - Sebuah kapal tongkang pengangkut batu bara bernama OCEANSTAR 278 terdampar di perairan Pantai Konang, Dusun Sukorejo, Desa Nglebeng, Kecamatan Panggul, Trenggalek memiliki tanggapan yang berbeda di sisi nelayan dan wisatawan yang berkunjung.

Pasalnya masyarakat sekitar dan wisatawan justru penasaran akibat peristiwa yang pertama kali diketahui warga pada Minggu (17/8/2025) sekitar pukul 10.00 WIB, ketika tongkang besar terlihat tak jauh dari bibir pantai.

Dimana tongkang tersebut dikawal tugboat OCEANSTAR 288 dengan 11 awak kapal. Mereka berangkat dari Samarinda sejak 5 Agustus lalu, membawa muatan batubara seberat 7.500 metrik ton menuju PLTU Cilacap, Jawa Tengah.

Namun, dalam perjalanan, tongkang dihantam gelombang besar di Samudera Hindia hingga lambung kapal mengalami kebocoran dan miring ke kiri. Untuk menghindari tenggelam, nahkoda memutuskan menepi ke perairan Panggul.

Baca Juga: Operasi Mata dari Pemkab dan Klinik Mata EDC Trenggalek, Hadiah di Hari Jadi Ke-831 Trenggalek bagi Masyarakat Trenggalek

Dengan hingga kemarin (4/9/2025), tongkang masih berada sekitar 300 meter dari bibir pantai dan belum bisa dievakuasi, menimbulkan ke khawatirkan bagi para nelayan. Sebab mereka khawatir ribuan ton batu bara yang diangkut dapat mencemari laut jika sampai bocor.

“Kalau tongkang bocor dan batu baranya jatuh ke laut, kami khawatir dampak lingkungan. Bisa mencemari laut. Kami ini hidup dari laut, kalau tercemar, ikan-ikan bisa habis,” ujar Suyatno, nelayan setempat.

Menurutnya, sejak tongkang itu terdampar, banyak nelayan memilih tidak melaut terlalu dekat dengan lokasi.

“Meskipun katanya belum ada yang jatuh, tetap saja kami was-was,” tambahnya.

Baca Juga: Kasus di SMAN 1 Kampak Trenggalek Jadi Pelajaran, Jangan Main-Main dengan Dana Pendidikan

Hal senada disampaikan Sutrisno, warga Nglebeng. Ia mengaku peristiwa tongkang besar terdampar merupakan hal langka di Panggul.

“Baru kali ini ada tongkang sebesar itu terdampar di sini. Warga banyak yang penasaran, tapi juga khawatir karena muatannya batu bara, bukan kapal kosong,” ungkapnya.

Baca Juga: Nelayan Munjungan Trenggalek yang Hilang Ditemukan di Gunung Kidul, Dari Pakaian Identik

Meski warga pesisir mengaku waswas, fenomena tongkang terdampar ini justru menarik perhatian wisatawan. Salah satunya Leli Novitasari, pengunjung asal Desa Kalangbret, Kecamatan Kauman, Tulungagung.

“Awalnya hanya ingin berwisata ke Pantai Konang, tapi ternyata ada tongkang besar yang terdampar. Banyak pengunjung penasaran dan mendekat untuk foto dengan latar belakang kapal itu. Jadi suasana pantai lebih ramai dari biasanya,” katanya.

Keberadaan tongkang pun dinilai warga sekitar menjadi pemandangan tidak biasa, sekaligus daya tarik sementara bagi wisatawan lokal. (dom/jaz)

 

Editor : Zaki Jazai
#penasaran #Pantai Konang #tongkang #trenggalek