Trenggaleknjenggelek – Kebakaran melanda dapur rumah milik Yusuf Anshori (47), warga Dusun Kradon, RT 23 RW 03, Desa Kerjo, Kecamatan Karangan, Sabtu (6/9/2025) siang. Api diduga berasal dari sisa pembakaran sampah yang belum padam sempurna.
Kepala Satpol PPK Kabupaten Trenggalek, Habib Solehudin, membenarkan adanya kejadian tersebut. “Kami menerima laporan kebakaran pada pukul 12.06 WIB. Petugas langsung berangkat satu menit kemudian, tiba di lokasi pukul 12.12 WIB, dan segera melakukan pemadaman,” jelasnya.
Api sempat membesar karena hembusan angin kencang dari area persawahan sekitar rumah. Warga sempat berupaya memadamkan dengan peralatan seadanya sebelum tim damkar tiba.
Tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan dengan dukungan 16 personel. Sebanyak 12.000 liter air digunakan untuk menjinakkan api.
“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa. Api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar 38 menit. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp6 juta, sementara aset rumah yang bisa diselamatkan senilai kurang lebih Rp350 juta,” tambah Habib.
Selain tim Damkar, unsur yang ikut terlibat antara lain Babinsa, BKTM, Tagana, TRC BPBD, staf Trantib Kecamatan Karangan, serta warga sekitar.
Kronologi kejadian bermula pukul 11.00 WIB, ketika pemilik rumah membakar sampah di dekat dapur. Ia mengira api sudah padam, namun setengah jam kemudian sisa api kembali menyala dan menjalar ke bangunan dapur.
Angin kencang membuat api cepat membesar hingga melahap bangunan berukuran 5 x 3 meter tersebut.
Habib Solehudin mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati.
“Kebakaran kali ini murni kelalaian. Kami imbau warga tidak meninggalkan api dalam kondisi menyala, sekecil apa pun, karena bisa menimbulkan kebakaran serius,” tegasnya. (Jaz)
Editor : Zaki Jazai